Pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta Petaka bagi Jateng

Rabu, 06 Desember 2017 - 00:05 WIB
Pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta...
Pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta Petaka bagi Jateng
A A A
SEMARANG - Pemerintah pusat berencana akan merealisasikan pembangunan jalan tol dari Bawen-Yogyakarta. Namun, sejumlah kalangan menilai pembangunan jalan tol yang rencana akan membelah empat kabupaten di Yogyakarta dan Jawa Tengah justru akan bisa menjadi petaka bagi Jateng.

Pengamat transportasi Univeristas Katholik Soegijapranata (UNIKA) Semarang Djoko Setijowarno mengatakan, pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta akan berdampak pada berkurangnya produk pangan di Jawa Tengah. Sebab, jalur tol akan membelah dan berada di atas lahan-lahan subur. "Otomatis mengurangi produk pangan," katanya, Selasa (4/12/2017).

Dia menyebutkan, jalur sepanjang Bawen sampai Yogyakarta adalah lahan yang cukup subur untuk pertanian dan perkebunan, karena berada di bawah Gunung Merapi. Lahan subur ini menjadi salah satu pemasok produk pangan untuk Jawa Tengah dan sekitarnya. "Belum lagi penggarap lahan subur kehilangan pekerjaan karena lahan mereka terdampak pembangunan tol," imbuhnya.

Menurut dia, masih ada alternatif lain selain pembangunan tol. Secara kondisi Jalan raya Bawen sampai Yogyakarta masih bisa dilebarkan sampai empat lajur. Selain itu alternatif lain adalah menghidupkan kembali jalur Kereta Api, Semarang-Yogyakarta.

Untuk mengaktifkan jalur KA, tidak dibutuhkan investasi besar, berbeda dengan investasi Jalan tol yang terlalu mahal, dan merusak ekologi yang sudah ada. "Masih ada alternatif lain yang lebih mudah dan murah, tidak merusak ekologi, ramah lingkungan, lahan subur masih tetap ada yaitu reaktivasi jalur KA," tandasnya.

Sementara itu, kalangan pengusaha justru sangat mendukung rencana pembangunan Jalan tol Semarang-Yogyakarta. Ketua Apindo Jateng Frans Kongi menilai, pembangun infrastruktur yang baik akan membuat pertumbuhan ekonomi semakin baik. Dengan adanya jalan tol proses distribusi barang dari satu tempat ke tempat lain menjadi lebih cepat sehingga harga bisa ditekan.

"Kedudukan Jawa Tengah sampai saat ini masih menjadi kawasan yang seksi untuk berinvetasi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pemerintah untuk meningkatan pertumbuhan ekonomi Jateng," ujarnya.

Dengan adanya jalan tol di wilayah Selatan Jateng, menurut Frans akan semakin meningkatkan minat investasi di wilayah Jateng. Investasi pun tidak hanya terfokus di jalur pantura yang saat ini sudah cukup padat.

Untuk diketahui rencana pembangunan jalan tol Bawen-Yogyakarta, akan dibangun pada 2018 dan dioperasikan pada 2020. Jalan tol Bawean - Yogyakarta membelah empat Kabupaten di Jawa Tengah dan DIY, tiga Kabupaten di Jawa Tengah yaitu Kabupaten Semarang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, dan satu Kabupaten di DIY, yakni Kabupaten Sleman.
(wib)
Berita Terkait
Terus Digeber, 24 Ruas...
Terus Digeber, 24 Ruas Tol Ditargetkan Bisa Dilalui Tahun Ini
Soal JTTS, Lukman Edy...
Soal JTTS, Lukman Edy Tegaskan Siap Laksanakan Perintah Presiden
Pengerjaan Fisik Jembatan...
Pengerjaan Fisik Jembatan Tol Terpanjang di Indonesia Rampung
Astra Infrastruktur...
Astra Infrastruktur Kelola Tol Serang-Panimbang Seksi I, Beroperasi September 2021
Bupati Pekalongan Pastikan...
Bupati Pekalongan Pastikan Exit Tol Bojong Bisa Difungsikan November
10 Tahun Era Jokowi:...
10 Tahun Era Jokowi: Infrastruktur Masif, Indonesia Bangun Jalan Tol 2.700 Km
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
3 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
4 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
5 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
5 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
7 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
7 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved