Integrasi Commuter Line-Transjakarta Belum Siap Dukung OK Otrip

Sabtu, 25 November 2017 - 07:00 WIB
Integrasi Commuter Line-Transjakarta...
Integrasi Commuter Line-Transjakarta Belum Siap Dukung OK Otrip
A A A
JAKARTA - Program Ok Otrip dinilai solusi tepat untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Persoalannya, Ok Otrip yang menjanjikan integrasi seluruh moda transportasi dengan tarif hanya Rp5.000, membutuhkan sarana penunjang untuk mempercepat pelaksanaannya.

Saat ini sarana yang tersedia belum sepenuhnya lengkap. Antara commuter line dan Transjakarta misalnya, belum begitu sempurna, karena masih ada beberapa stasiun yang belum terintegrasi.

Direktur PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Muhamad Nurul Fadhila pada prinsipnya menyambut baik program yang digagas pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno itu. Hanya saja, wajib dipikirkan fasilitas dan sarana penunjangnya.

“Beberapa tahun lalu kami sudah menyarankan untuk mengintegrasikan Transjakarta di 17 stasiun, tapi rupanya hal itu tidak juga diterapkan,” ujar Fadhila saat menghadiri diskusi Ok Otrip di Jakarta Creative Hub, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2017).

Menurut dia, hingga saat ini integrasi commuter line dengan Transjakarta masih belum sempurna. Ia mencontohkan di Stasiun Manggarai hanya dibangun tenda dan bus di pinggir jalan masih menyebabkan kemacetan. Padahal, jika ditata dengan serius, Fadhila yakin integrasi antarmoda bakal terlaksana dengan baik. “Pada intinya hindari antrean. Kalau itu terlaksana mungkin masyarakat akan menikmatinya,” ucap Fadhila.

Ia kemudian menyindir kesiapan Transjakarta yang tidak sigap menghadapi membludaknya penumpang. Dimana commuter line telah mengurangi headway dari 15 menit menjadi 3 menit tidak dapat diantisipasi oleh Transjakarta. Setiap pengangakutan dan perjalanan kereta bisa mencapai 2.000 orang.

Dengan estimasi satu stasiun bisa turun 100 orang, seharusnya Transjakarta bisa standby di pintu keluar maupun halte untuk mengangkut penumpang commuter line. Dengan demikian, integrasi berjalan baik dan tidak mengganggu pedestarian.

Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono berpendapat, belum sempurnanya integrasi lebih disebabkan lajur Transjakarta yang belum steril. Kondisi ini mengganggu jarak tempuh hingga ketepatan waktu Transjakarta. Padahal dari sisi armada, sekalipun hanya memiliki 1.400 armada, sudah cukup mengangkut penumpang commuter line.

Sementara itu Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiadi mengaharapkan Ok Otrip bisa dilaksanakan pada 2018. DKI Jakarta sebagai kota megapolitan akan menjadi proyek percontohan nasional untuk diterapkan di daerah. “Kalau sukses di Jakarta kami akan mengembangkan di daerah lain,” tutur Budi.

Untuk mencapai itu, kata dia, pemerintah pusat siap membantu melalui dukungan armada serta bantuan dana puluhan miliar rupiah.
(thm)
Berita Terkait
Ini Aturan Jam Operasional...
Ini Aturan Jam Operasional KRL, MRT, LRT dan Transjakarta Selama PSBB Ketat
Rute Transjakarta Koridor...
Rute Transjakarta Koridor 10 Tanjung Priok-PGC 2 Terintegrasi KRL Commuter Line
Pecah Kepadatan di KRL...
Pecah Kepadatan di KRL Bogor, Transjakarta dan Trans Pakuan Bakal Diintegrasikan
Ini Rute Transjakarta...
Ini Rute Transjakarta Koridor 3 Kalideres-Pasar Baru yang Terintegrasi dengan KRL Commuter Line
Transjakarta Antisipasi...
Transjakarta Antisipasi Lonjakan Penumpang di Stasiun Manggarai
Pemprov DKI Dukung Percepatan...
Pemprov DKI Dukung Percepatan Elektrifikasi Bus Transjakarta
Berita Terkini
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
9 menit yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
35 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
1 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
1 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
2 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved