3 Mahasiswa di Malang Produksi dan Edarkan Tembakau Gorila

Selasa, 21 November 2017 - 23:05 WIB
3 Mahasiswa di Malang...
3 Mahasiswa di Malang Produksi dan Edarkan Tembakau Gorila
A A A
JAKARTA - Tiga mahasiswa di Malang, Jawa Timur diringkus di kamar indekosnya karena memproduksi narkotika jenis tembakau gorila. Aksi mereka tercium petugas setelah para mahasiswa ini membeli salah satu bahan baku pembuatan tembakau gorila dari China.

Paket barang haram dari China itu terungkap saat petugas Bea dan Cukai, dan Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang memeriksanya. Paket tersebut berisi organic pigment seberat 14 gram asal Tiongkok, yang merupakan narkotika golongan 1 jenis 5-Flouro-Adbica atau 5F-ADB yang sangat berbahaya, sebagai bahan campuran.

Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soetta Erwin Situmorang mengatakan, paket tersebut dikirim melalui Perusahaan Jasa Titipan (PJT) yang ditujukan ke seorang penerima berinisial MEH, di Malang.

"Petugas kemudian melakukan uji coba sampel barang, dan ternyata barang tersebut narkotika golongan 1 jenis 5F-ADB," kata Erwin, kepada Koran SINDO, di Bandara Soetta, Selasa (21/11/2017).

Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Polresta Bandara Soetta, melakukan pengembangan terhadap penerima paket barang yang berhasil diamankan, pada Rabu 25 Oktober 2017 silam tersebut.

Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Arif Rachman mengatakan, dengan bekerjasama PTJ yang mengirimkan paket tersebut ke Malang. Pada 30 Oktober 2017, petugas akhirnya tiba di Surabaya.

"Tim tiba di Surabaya melakukan koordinasi dengan PJT untuk melakukan pengawalan barang ke alamat tujuan. Sorenya, tim berhasil mengamankan 3 mahasiswa pemesan paket," jelasnya.

Ketiga mahasiswa itu adalah MEH, yang berperan sebagai pemesanan paket dan bagian produksi. Lalu JMP, mahasiswa yang juga berperan di bidang produksi dan bagian penjualan. Terakhir adalah MG.

"MG juga seorang mahasiswa. Dia bagian menjual hasil produksi. Para mahasiswa ini ditangkap berdasarkan pendalaman dan penyelidikan petugas di lapangan. Mereka telah diamankan," jelasnya.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap kosan yang diduga dijadikan pabrik pembuatan narkotika tembakau gorila itu, pihaknya menemukan sejumlah bahan baku yang digunakan untuk memproduksi.

"Petugas lalu melakukan penggeledahan dan berhasil mengamankan beberapa peralatan yang diduga dijadikan alat untuk membuat tembakau gorilla tersebut, dari dalam rumah kontrakan itu," jelasnya.

Petugas juga mengamankan 3 bungkus plastik berisi ganja kering siap pakai yang ada di dalam tas milik ME. Selanjutnya, ketujuh mahasiswa tersebut diamankan petugas untuk pemeriksaan.

Berdasarkan keterangan mahasiswa itu, rencananya tembakau gorila hasil produksi mereka untuk digunakan sendiri dan diedarkan atau dijual di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar Malang.

Pabrik narkotika mahasiswa itu sendiri sudah melakukan produksi secara kecil-kecilan dan dijual untuk kalangan terbatas, dan sedang tumbuh menjadi pabrik pembuatan narkotika berskala besar.
(ysw)
Berita Terkait
Pengungkapan Penyelundupan...
Pengungkapan Penyelundupan 39 Kg Ganja Kering Asal Sumatera
Polres Padangsidimpuan...
Polres Padangsidimpuan Musnahkan Ratusan Kg Ganja Kering
Polsek Kalidon Palembang...
Polsek Kalidon Palembang Gagalkan Peredaran Satu Kilogram Ganja
Polisi Gagalkan Peredaran...
Polisi Gagalkan Peredaran Ganja 1 Kilogram di Lingkungan Kampus
Gerebek Rumah di Lembang,...
Gerebek Rumah di Lembang, Polisi Temukan 37 Batang Pohon Ganja
Pemilik Ladang Ganja...
Pemilik Ladang Ganja Seluas 1 Hektare di Empat Lawang Dibekuk Polisi
Berita Terkini
Gunung Semeru Kembali...
Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, PVMBG: Waspadai Awan Panas dan Guguran Lava
24 menit yang lalu
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
10 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
10 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
11 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
11 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
14 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved