Tak Kuat Bayar Utang, Alasan Kakek Tirto Nekat Gantung Diri

Rabu, 15 November 2017 - 14:03 WIB
Tak Kuat Bayar Utang,...
Tak Kuat Bayar Utang, Alasan Kakek Tirto Nekat Gantung Diri
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Tak kuat bayar utang, seorang kakek Tirto Sikun (50) warga Warga RT 10, Desa Sei Kapitan, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat, Kalteng nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di warungnya, Selasa petang kemarin 14 November 2017.

Kasat Reskrim Polres Kobar AKP Tri Wibowo mengatakan, sebelum mengakhiri hidupnya, korban sempat bercerita kepada tetangganya bahwa dirinya tak sanggup lagi bayar utang yang kian menumpuk.

“Kalau menurut saksi yakni tetangga korban, Supri, korban sempat bercerita bahwa dia punya utang banyak dan tak sanggup melunasinya. Dan sorenya sudah ditemukan gantung diri di warungnya,” ujar Tri Wibowo saat ditemui MNC Media di ruang kerjanya, Rabu (15/11/2017) siang.

Sebelumnya, warga Desa Sei Kapitan digegerkan dengan temuan peristiwa gantung diri di belakang warung milik korban Tirto di Jalan Panglima Utar (sebelum Bundaran Monyet), RT10, Desa Sei Kapitan, Selasa (14/11/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.

Danramil Kumai 02-1014/PBN Kapten Arm Zubaidi menuturkan, pria paruh baya tersebut ditemukan oleh istrinya sendiri di belakang warung dengan posisi gantung diri. Setelah dicek nadinya masih berdenyut dan dievakuasi ke Puskesmas Kumai. “Murni gantung diri, korban langsung dibawa ke Puskesmas Kumai,” ujar Zubaidi.

Sementara itu, Kepala Desa Sei Kapitan, Mulkan membenarkan kejadian yang menimpa warganya tersebut. Korban merupakan seorang pedagang penjual nasi yang baru seminggu ini berjualan di RT 10 sebelum Bundaran Monyet.

“Ditemukan istrinya posisi dibelakang warungnya, tali menggantung di bawah atap warung itu,” kata Mulkan.

Mulkan meneruskan, di belakang warung tepat di bawah korban gantung diri tidak ditemukan adanya kursi atau alat bantu untuk membantu korban meloncat dari tali tersebut.

Terpisah, Kepala Puskesmas Kumai, Abimanyu menyampaikan, korban mengenakan kaos berwarna hijau berlambang Korps Brimob dengan mengenakan sarung bermotif kotak-kotak.

Tinggi badan korban sekitar 170 cm, diarea kemaluan korban telah mengeluarkan cairan sperma dan di bagian leher terdapat luka melingkar.

“Lidahnya tidak keluar dan tidak ada ditemukan bekas luka kekerasan selain bekas tali di bagian leher,” terang Abimanyu. Dia melanjutkan, korban diperkirakan meninggal saat sampai di IGD Puskesmas Kumai.

Karena berdasarkan informasi dari istri korban, saat ditemukan korban masih bisa bernafas dan denyut nadi masih ada. “Diperkirakan korban meninggal setelah sampai di IGD, karena suhu tubuhnya masih terasa hangat,” pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Pemuda di Cakung Nekat...
Pemuda di Cakung Nekat Gantung Diri, Diduga karena Masalah Keluarga
Warga Lutim Gantung...
Warga Lutim Gantung Diri di Pohon Jati Diduga Karena Terlilit Utang
Tak Kuat Menahan Sakit,...
Tak Kuat Menahan Sakit, Pria di Kalideres Gantung Diri
Kerap Dengar Bisikan...
Kerap Dengar Bisikan Gaib, Ibu Muda di Maros Nekat Gantung Diri
Seorang IRT di Sinjai...
Seorang IRT di Sinjai Ditemukan Tewas Gantung Diri dalam Kamar
Istri Temukan Suami...
Istri Temukan Suami Tewas Tergantung Usai Ditinggal Buat Kapurung
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
2 jam yang lalu
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
2 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
4 jam yang lalu
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
4 jam yang lalu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
4 jam yang lalu
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved