Hadapi Puncak Musim Hujan, DKI Terus Lakukan Pengerukan Drainase

Jum'at, 10 November 2017 - 06:10 WIB
Hadapi Puncak Musim...
Hadapi Puncak Musim Hujan, DKI Terus Lakukan Pengerukan Drainase
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak musim hujan jatuh pada Desember 2017 hingga Februari 2018. DKI pastikan pengerukan dan pembersihan saluran air berjalan tepat waktu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, penanganan saluran air atau drainase telah dilakukan oleh Sumber Daya Air (SDA). Anies akan terlebih dahulu memastikan pembersihan saluran semuanya berjalan dengan baik.

Anies bahkan berjanji akan mengecek semua kegiatan yang terkait pengerukan dan lain-lain agar dapat berjalan tepat waktu."Nanti kita lihat. Harus berjalan tepat waktu," kata Anies sambil meninggalkan Balai Kota pada Kamis, 9 November 2017 malam tadi.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Teguh Hendrawan menuturkan, terus melakukan kegiatan untuk mengatasi banjir. Di antaranya, perbaikan pompa dan menempatkan pasukan biru untuk membersihkan saluran secara berkelanjutan sesuai dengan program pemerintah.

"Lihat saja. Hujan beberapa kali aman. Banjir kayak tahun kemarin masih aman," ungkapnya. Mantan Camat Pulogadung itu menilai, normalisasi saluran air terkendala banyaknya bangunan warga dan menyumbat aliran air.

Termasuk bangunan di bantaran kali yang membuat kali menjadi sekitar 5 meter dari lebar seharusnya 20 meter. Untuk menertibkan kendala tersebut, Teguh menunggu perintah Gubernur Anies lantara kewenangan penertiban ada di Gubernur.

Sementara itu, pengamat perkotaan Universitas Trisakti Nirwono Joga mengatakan, penanganan saluran air di wilayah hanya bersifat parsial. Padahal, untuk menangani genangan itu harus dari dasarnya terlebih dahulu. Sehingga titik-titik perbaikan dapat dilakukan secara bertahap.

Nirwono berharap, camat dan lurah sebagai garda terdepan dengan pendampingan dari dinas Sumber Daya Air menginventarisasikan kembali saluran air untuk dbuatkan rencana induknya."Selama ini perbaikan saluran itu kan hanya berdasarkan jumlah titik genangan tahun sebelumnya. Sifat air itu berpindah ke tempat rendah. Misalnya 2016 ada 15 titik genangan, dan 2017, 15 titik genangan tersebut dibenahi, genangan tempat lain pasti akan muncul," kata Nirwono.

Nirwono menjelaskan, selama ini Jakarta tidak mempunyai rencana induk saluran air. Padahal, sejak 10-15 tahun lalu atau sejak banjir besar pada 2002, pihaknya sudah mendorong Dinas Pekerja Umum (PU) untuk membuat rencana induk saluran air. Dalam penyusuna rencana induk saluran air itu dibuat bersamaan dengan rencana induk jaringan utilitas. Dimana, saluran air terbagi tiga, makro diameter seluas 5 meter, meso seluas 3 meter dan mikro 1 meter.

"Saluran makro itu terbagi atas kiri untuk utilitas kabel listrik, telpon dan serat optik. Kanan untuk pipa air bersih dan gas. Bukan justru asal semua utilitas dimasukan ke bawah dengan hanya dibuatkan lubang agar trotoar tidak dibongkar saat penanganan dilakukan," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Antisipasi BPBD DKI...
Antisipasi BPBD DKI Hadapi Banjir Di Wilayah Jakarta
Pemprov DKI Nyatakan...
Pemprov DKI Nyatakan Jakarta Siaga Banjir
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Pemprov DKI Lakukan...
Pemprov DKI Lakukan Percepatan Pengerjaan Pengendalian Banjir
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Berita Terkini
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
4 menit yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
52 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
9 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
9 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
10 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
10 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Menambahkan...
5 Alasan Menambahkan Biji Wijen pada Makanan di Musim Hujan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved