Pemprov DKI Nyatakan Jakarta Siaga Banjir
Kamis, 18 Februari 2021 - 16:25 WIB
loading...
DKI Jakarta saat ini dinyatakan status siaga banjir. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - DKI Jakarta saat ini dinyatakan status siaga banjir. Pemerintah dan masyarakat diimbau melakukan antisipasi menghadapi status siaga banjir ini.
Baca juga: Satelit Sadewa Peringatkan Cuaca Ekstrem dan Banjir seperti 1 Januari 2020
Berdasarkan hasil analisis data dari BMKG dengan Impact Based Forecast (IBF), serta BNPB dengan InaRisk, perlu diwaspadai potensi banjir pada 18 Februari 2021 ini di beberapa titik wilayah DKI Jakarta.
"STATUS SIAGA BANJIR" tulis akun Instagram Pemprov DKI Jakarta @dkijakarta yang dikutip Kamis (18/2/2021).
Dalam postinngan Instagram tersebut, Pemprov DKI Jakarta memberikan sejumlah penjelasan langkah antisipasi yang harus dilakukan pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi siaga banjir.
Baca juga: Banjir di Warung Buncit Mampang, Akses Jalan Lumpuh
Untuk pemerintah, antisipasi yang dilakukan yaitu memantau kondisi terkini lapangan, menyebarkan informasi peringatan curah hujan, tinggi muka air dan potensi wilayah terdampak. Kemudian, berkordinasi untuk mobilisasi tim siaga bencana dan sumber daya, menyiapkan tempat pengungsian, menyiapkan kebutuhan logistik dan membantu evakuasi kelompok rentan.
Baca juga: Satelit Sadewa Peringatkan Cuaca Ekstrem dan Banjir seperti 1 Januari 2020
Berdasarkan hasil analisis data dari BMKG dengan Impact Based Forecast (IBF), serta BNPB dengan InaRisk, perlu diwaspadai potensi banjir pada 18 Februari 2021 ini di beberapa titik wilayah DKI Jakarta.
"STATUS SIAGA BANJIR" tulis akun Instagram Pemprov DKI Jakarta @dkijakarta yang dikutip Kamis (18/2/2021).
Dalam postinngan Instagram tersebut, Pemprov DKI Jakarta memberikan sejumlah penjelasan langkah antisipasi yang harus dilakukan pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi siaga banjir.
Baca juga: Banjir di Warung Buncit Mampang, Akses Jalan Lumpuh
Untuk pemerintah, antisipasi yang dilakukan yaitu memantau kondisi terkini lapangan, menyebarkan informasi peringatan curah hujan, tinggi muka air dan potensi wilayah terdampak. Kemudian, berkordinasi untuk mobilisasi tim siaga bencana dan sumber daya, menyiapkan tempat pengungsian, menyiapkan kebutuhan logistik dan membantu evakuasi kelompok rentan.
Lihat Juga :