Ribuan Warga Disandera, Kapolri dan Panglima TNI diminta Turun Langsung ke Papua

Kamis, 09 November 2017 - 19:41 WIB
Ribuan Warga Disandera,...
Ribuan Warga Disandera, Kapolri dan Panglima TNI diminta Turun Langsung ke Papua
A A A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak agar Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo diminta turun langsung ke tanah Papua guna memperoleh informasi valid tentang kasus penyanderaan masyarakat.

Sebelumnya, aksi penyanderaan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap 1.300 warga Papua di Desa Kimbely dan Desa Banti, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

"Saya minta Kapolri dan Panglima TNI dapat segera turun kesana guna mendapatkan informasi secara resmi, melakukan pencegahan dan melihat apa saja yang terjadi disana," ucap anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS Nasir Jamil, Kamis (9/11/2017) saat dihubungi.

Nasir menekankan pemerintah harus memberikan penjelasan resmi mengapa ada masayarakat Papua yang diperlakukan secara tidak manusiawi.

"Jika memang ada gerakan separatis, saya pikir aparat negara harus bisa memisahkannya dengan masyarakat sipil. Disini aparat harus belajar dari banyak peristiwa, jangan sampai aparat mencederai warga negara yang bukan OPM," ungkapnya.

Begitupun dengan Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar, Dave Akbarshah Fikarno Laksono yang mengutuk keras tindakan kelompok bersenjata yang tidak dapat dibenarkan.

"Tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi karena merupakan tindak kekerasan yang mengekang Hak Asasi Manusi (HAM) dan melanggar primsip-prinsip kemanusiaan secara universal," ucapnya melalaui keterangan tertulis.

Penyanderaan oleh kelompok bersenjata di Papua, sambungnya, akan menimbulkan instabilitas dan mengganggu keamanan di Papua.

"Maka dari itu, TNI maupun Polri harus segera mengambil langkah antisipatif untuk menghindari meluasnya dampak penyanderaan warga Papua oleh kelompok bersenjata," tegasnya.

Dave mengatakan, ketika kelompok bersenjata yang mengatasnamakan separatisme beraksi dan mengancam kedaulatan negara, TNI harus segera mengambil langkah untuk mengamankan negara.

"Begitu juga Polri yang merupakan alat keamanan negara harus mengambil langkah untuk segera memulihkan keamanan di Papua," jelasnya.

Dia juga meminta Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk segera melaksanakan program percepatan pembangunan di Papua dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. "Masyarakat Papua saat ini membutuhkan keamanan, tetapi juga membutuhkan kesejahteraan," ujarnya.
(sms)
Berita Terkait
OPM Tembak Warga Sipil...
OPM Tembak Warga Sipil di Tembagapura, 1 Korban Kritis
Tokoh Adat Papua Kecam...
Tokoh Adat Papua Kecam Provokasi OPM, Minta Warga Tak Terhasut
TPNPB OPM Klaim Tembaki...
TPNPB OPM Klaim Tembaki Mobil Pemda Kabupaten Pegunungan Bintang, Tiga Anggota TNI Terluka
Pasukan Gabungan TNI...
Pasukan Gabungan TNI Buru Pimpinan OPM
Komandan OPM Blakblakan...
Komandan OPM Blakblakan Beli Senjata dari Oknum TNI
Tiga Anggota OPM Kelompok...
Tiga Anggota OPM Kelompok Lekagak Telenggen Serahkan Diri
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
1 jam yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
2 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
3 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
10 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
11 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
12 jam yang lalu
Infografis
Ikuti Jejak AS dan NATO,...
Ikuti Jejak AS dan NATO, Israel Diminta Pasok Senjata ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved