Laut Meluap, Sekolah dan Permukiman Warga Terendam

Selasa, 07 November 2017 - 22:35 WIB
Laut Meluap, Sekolah...
Laut Meluap, Sekolah dan Permukiman Warga Terendam
A A A
BEKASI - Sebanyak lima desa di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, terendam banjir air laut setinggi 40 centimeter. Wilayah langganan banjir di Utara Bekasi ini sudah terjadi sejak tiga hari lalu. Akibatnya, fasilitas umum, seperti sekolah dan permukiman warga banyak terendam.

”Ada sekitar lima desa yang direndam air laut. Setiap tahun lima wilayah ini memang langganan banjir dari sungai maupun banjir dari rob air laut,” ujar Camat Muara Gembong, Fahrurozi, Selasa (7/11/2017).

Hingga saat ini kondisinya masih memprihatinkan karena air laut terus merendam wilayah itu. Adapun lima desa yang terendam banjir tersebut yaitu Desa Pantai Bahagia, Desa Pantai Sederhana, Desa Pantai Mekar, Desa Pantai Bakti, dan Desa Pantai Harapan Jaya.”Tiga desa terendam banjir akibat luapan air laut, dan dua desa karena banjir luapan sungai,” jelasnya.

Dua wilayah yang terendam banjir sungai akibat kiriman Sungai Kali Ciherang yakni Desa Pantai Mekar dan Desa Pantai Harapan Jaya. Kelima desa memang berada persis dekat dengan laut dan berada di pinggiran Sungai Ciherang maupun Sungai Citarum.

Fahrurozi memastikan korban sampai sekarang tidak ada. Untuk banjir tahun lalu memang ada beberapa warga yang menjadi korban banjir luapan laut maupun sungai.”Saat ini warga masih berada di tempat tinggalnya, dan belum perlu dilakukan evakuasi,” ungkapnya.

Menurut dia, banjir paling parah masuk pekarangan setiap sekolah yang berada di SDN 04, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong. Namun, kondisi air tidak menggangu aktivitas siswa, sehingga proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasanya. ”Siswa masih belajar seperti biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Aspuri, mengatakan, wilayah Muara Gembong merupakan daerah langganan banjir karena letak geografisnya yang dekat dengan laut. Bahkan, dalam sebulan bencana banjir selalu dialami warga di sana.

”Banjir rob maupun banjir Kali Ciherang merupakan musibah biasa yang dialami warga Muara Gembong,” katanya.

Untuk mengantisipasi bencana banjir di kecamatan itu, pihaknya sudah mempersiapkan 40 unit perahu. Kemudian, satgas penanggulangan banjir sudah disiagakan sebanyak 50 petugas.

Aspuri menyebutkan terdapat lima kecamatan yang kini waspada banjir saat musim hujan tiba. Kelimanya adalah Cikarang Timur, Kedungwaringin, Pebayuran, Cabangbungin, dan Muara Gembong yang biasa paling parah terkena dampak dari banjir.
(thm)
Berita Terkait
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
4.262 Warga Terdampak...
4.262 Warga Terdampak Banjir di Dua Desa Kabupaten Bekasi
Banjir 1 Meter Rendam...
Banjir 1 Meter Rendam Perumahan Jatibening Permai Bekasi
Kawasan Pertokoan Grand...
Kawasan Pertokoan Grand Galaxy Park Bekasi Terendam Banjir
Banjir Meluas di Jabodetabek,...
Banjir Meluas di Jabodetabek, Relawan Kerahkan Ambulan dan Perahu Karet Evakuasi Korban
Puluhan Mobil Terendam...
Puluhan Mobil Terendam Banjir di Kawasan Pertokoan Galaxy Park Bekasi
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
5 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved