Luka Tak Serius, Korban Tertimpa Beton MRT Dipulangkan dari RS
Sabtu, 04 November 2017 - 02:31 WIB
Luka Tak Serius, Korban Tertimpa Beton MRT Dipulangkan dari RS
A
A
A
JAKARTA - Pengendara sepeda motor atas nama Syamsuddin yang menjadi korban tertimpa pagar atau parapet proyek Mass Rapid Transit (MRT) jatuh di Jalan Panglima Polim Raya, tepatnya di persimpangan Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan segera dipulangkan dari Rumah Sakit Pertamina.
Corporate Secretary PT MRT, Tubagus Hikmatullah mengatakan, korban Syamsuddin mengalami luka memar di bagian pergelangan kaki, setelah beberapa saat menjalani perawatan di RS Pertamina, Jakarta Selatan, yang bersangkutan akan segera dipulangkan.
"Korban atas nama Syamsuddin, luka di pergelangan kaki memar, tidak ada luka serius, sudah mau pulang dari RS," kata Tubagus saat dikonfirmasi, Sabtu (4/11/2017) dini hari.
Sebagaimana diketahui, peristiwa jatuhnya dinding beton pembatas MRT itu terjadi sekira pukul 22.24 WIB saat para pekerja tengah melakukan pemasangan dinding menggunakan alat berat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Arus lalu lintas yang sempat tersendat perlahan mulai normal. Sementara proses evakuasi masih terus berlanjut. "Proses evakuasi di lapangan sedang berlangsung," pungkasnya.
Corporate Secretary PT MRT, Tubagus Hikmatullah mengatakan, korban Syamsuddin mengalami luka memar di bagian pergelangan kaki, setelah beberapa saat menjalani perawatan di RS Pertamina, Jakarta Selatan, yang bersangkutan akan segera dipulangkan.
"Korban atas nama Syamsuddin, luka di pergelangan kaki memar, tidak ada luka serius, sudah mau pulang dari RS," kata Tubagus saat dikonfirmasi, Sabtu (4/11/2017) dini hari.
Sebagaimana diketahui, peristiwa jatuhnya dinding beton pembatas MRT itu terjadi sekira pukul 22.24 WIB saat para pekerja tengah melakukan pemasangan dinding menggunakan alat berat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Arus lalu lintas yang sempat tersendat perlahan mulai normal. Sementara proses evakuasi masih terus berlanjut. "Proses evakuasi di lapangan sedang berlangsung," pungkasnya.
(mhd)