Data TKA di Alexis Berbeda, Ditjen Imigrasi: Punya Pemprov Bukan Salah

Kamis, 02 November 2017 - 21:14 WIB
Data TKA di Alexis Berbeda,...
Data TKA di Alexis Berbeda, Ditjen Imigrasi: Punya Pemprov Bukan Salah
A A A
JAKARTA - Data tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Hotel Alexis dan Griya Pijat, Jakarta Pusat, berbeda jauh antara yang dikantongi Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjen Imigrasi) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dengan data milik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Direktur Izin Tinggal, Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Yudanus Dekiwanto, menyebutkan hanya ada delapan TKA yang bekerja di Alexis sebagai pemandu karaoke. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait jumlah TKA di hotel yang sedang jadi perhatian publik itu.

"Saya tidak tahu kalau sebelumnya ada yang mengajukan exit permi only (izin keluar untuk tidak kembali). Saya punya data untuk yang hari ini, kami dapatkan delapan orang. Empat orang sedang proses exit permi only, dan empat orang sudah meninggalkan tempat (Indonesia). Orang asing itu dinamis ya, jadi datang (lalu) ke luar," ujar Yudanus kepada wartawan di Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Kamis (2/11/2017).

Saat ditanya apakah data milik Ditjen Imigrasi lebih valid dibanding data milik Pemprov DKI berbeda, Yudanus mengatakan akan kembali mengecek ulang. "Data Pemprov bukan tidak benar, tapi kami akan mengkroscek lagi. Nanti akan kami koordinasikan juga dengan Tim Pengawas Orang Asing (Timpora)," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan terdapat seratusan TKA yang bekerja di Hotel Alexis dan Griya Pijat. "Kasus Alexis ini juga menarik karena di situ ada 104 tenaga kerja asing," ujar Anies di Balai Kota pada Selasa, 31 Oktober 2017 lalu.

Anies juga merinci jumlah tenaga asing yang bekerja di Hotel Alexis dan Griya Pijat yang permohonan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) ditolak Pemprov DKI itu. Rinciannya yakni TKA asal China sebanyak 36 orang, dari Thailand 57 orang, Uzbekistan lima orang, dan Kazakhstan dua orang.
(thm)
Berita Terkait
Survei IPO: Anies Baswedan...
Survei IPO: Anies Baswedan Kepala Daerah Paling Responsif Tangani Covid-19
Anies Bersyukur Jakarta...
Anies Bersyukur Jakarta Jadi Provinsi Paling Demokratis se-Indonesia
Sindir Anies, Warganet...
Sindir Anies, Warganet : Piagam dan Piala Seabrek Gagal Tangani Banjir
Selesai Salat Subuh...
Selesai Salat Subuh di Masjid Nurul Abrar, Anies Cek Piano di Gereja Sion
Kembali Bangun Musala...
Kembali Bangun Musala di Halte Transjakarta, Nitizen : Masya Allah Pak Anies
Soal Izin Reklamasi...
Soal Izin Reklamasi Ancol, Anies: Nanti Dijelasin Lengkap Sekalian
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
22 menit yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
2 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
2 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
3 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
3 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
3 jam yang lalu
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved