Cari Rumput, Ngatemi Temukan Mayat Lelaki dengan Luka di Kepala
Rabu, 01 November 2017 - 16:57 WIB
Cari Rumput, Ngatemi Temukan Mayat Lelaki dengan Luka di Kepala
A
A
A
SEMARANG - Nahas dialami Patkan (30), warga Dusun Cemanggal, Desa Munding, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Lelaki ini ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia di sungai yang tak jauh dari dusun tersebut, Rabu (1/11/2017) pagi.
Diduga Patkan tewas lantaran terjatuh dari tebing. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan dari Puskesmas Bergas, pada kepala korban terdapat luka robek dan patah tulang. Selain itu, kaki korban juga terdapat luka lebam. Diperkirakan, luka pada bagian kepala dan kaki korban akibat benturan benda keras saat korban terjatuh.
Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Ngatemi (60), warga Dusun Cemanggal, Desa Munding. Saat itu, nenek tersebut sedang mencari rumput di sekitar lokasi kejadian.
Kemudian, saksi melihat aliran sungai tidak lancar. Lantas saksi menelusuri aliran sungai dan menemukan korban tergeletak menutupi aliran sungai. Saksi memeriksa kondisi korban. Ternyata korban sudah meninggal dunia dan terdapat luka yang cukup parah pada bagian kepala.
Mengetahui korban telah tewas, Ngatemi langsung kembali dan melapor kepada Kepala Dusun Cemanggal Juwanto (42). Mendapat laporan tersebut, Juwanto langsung melapor ke Polsek Bergas.
Sejumlah petugas Polsek Bergas bersama tim kesehatan pun bergegas mendatangi lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi kejadian, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban. Saat diperiksa, hidung serta mulut korban mengeluarkan darah. Diperkirakan, luka tersebut akibat benturan benda keras setelah korban terjatuh.
Kasubbag Humas Polres Semarang AKP Teguh Susilo Hadi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan bekas luka akibat penganiayaan. Korban meninggal karena terjatuh.
"Tidak ada tanda-tanda luka akibat penganiayaan. Penyebab luka dan meninggalnya korban karena terjatuh dari tebing," jelasnya.
Diduga Patkan tewas lantaran terjatuh dari tebing. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan dari Puskesmas Bergas, pada kepala korban terdapat luka robek dan patah tulang. Selain itu, kaki korban juga terdapat luka lebam. Diperkirakan, luka pada bagian kepala dan kaki korban akibat benturan benda keras saat korban terjatuh.
Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Ngatemi (60), warga Dusun Cemanggal, Desa Munding. Saat itu, nenek tersebut sedang mencari rumput di sekitar lokasi kejadian.
Kemudian, saksi melihat aliran sungai tidak lancar. Lantas saksi menelusuri aliran sungai dan menemukan korban tergeletak menutupi aliran sungai. Saksi memeriksa kondisi korban. Ternyata korban sudah meninggal dunia dan terdapat luka yang cukup parah pada bagian kepala.
Mengetahui korban telah tewas, Ngatemi langsung kembali dan melapor kepada Kepala Dusun Cemanggal Juwanto (42). Mendapat laporan tersebut, Juwanto langsung melapor ke Polsek Bergas.
Sejumlah petugas Polsek Bergas bersama tim kesehatan pun bergegas mendatangi lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi kejadian, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban. Saat diperiksa, hidung serta mulut korban mengeluarkan darah. Diperkirakan, luka tersebut akibat benturan benda keras setelah korban terjatuh.
Kasubbag Humas Polres Semarang AKP Teguh Susilo Hadi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan bekas luka akibat penganiayaan. Korban meninggal karena terjatuh.
"Tidak ada tanda-tanda luka akibat penganiayaan. Penyebab luka dan meninggalnya korban karena terjatuh dari tebing," jelasnya.
(zik)