Autopsi Korban Ledakan Selesai, Kini Tahap Pendalaman Antemortem
Minggu, 29 Oktober 2017 - 23:01 WIB
Autopsi Korban Ledakan Selesai, Kini Tahap Pendalaman Antemortem
A
A
A
JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) hingga kini masih terus bekerja untuk mengindentifikasi jenazah korban ledakan pabrik kembang api di Kosambi, Kabupaten Tangerang pada Kamis (26/10/2017) lalu. RS Polri Kramat Jati belum dapat memastikan kapan proses identifikasi korban bisa dirampungkan dan diserahkan kepada keluarga.
"Kami tidak pernah mengatakan target, cuma dari tim DVI akan bekerja secepat mungkin. Tapi titik poinnya adalah akurat," ujar Kepala Instalasi Forensik RS Polri, Kombes Pol Edy Purnomo, Minggu (29/10/2017).
Meski begitu, kata dia, proses autopsi jenazah sudah selesai pada tahap postmortem. Tahap selanjutnya akan dikerjakan oleh tim antemortem. Data postmortem adalah data-data fisik yang diperoleh melalui personal identification setelah korban meninggal, seperti sidik jari, golongan darah, konstruksi gigi dan foto diri korban.
Sedangkan antemortem adalah data-data fisik khas korban sebelum meninggal, seperti pakaian atau aksesoris yang terakhir kali dikenakan, barang bawaan, tanda lahir, tato, bekas luka, cacat tubuh, foto diri, berat dan tinggi badan, serta sampel DNA.
"Kalau autopsi (postmortem) sudah selesai semua. Tinggal antemortem yang butuh pendalaman," jelasnya.
Mengingat kondisi jenazah yang sulit dikenali, pihaknya mengandalkan rekam gigi korban. Karena itu, pihak RS Polri sangat berharap data rekam gigi dari keluarga. "Misalnya dia pasang behel ditukang gigi mana, itukan mesti dicari," ucapnya.
Diketahui, korban tewas akibat ledakan dan kebakaran pabrik kembang api di Kosambi ada sebanyak 48 orang. Sebanyak 47 korban tewas dibawa ke RS Polri untuk proses identifikasi. Sedangkan satu korban terakhir bernama Nurhayati (20) sempat dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang.
Sebelumnya, empat jenazah teridentifikasi atas nama Surnah (14), dengan alamat, Kampung Salembaran, RT 4, RW 16, Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Lalu Slamet Rahmat yang beralamat di Garut; Marwati Binti Atip yang beralamat di Tangerang; dan Sutrisna Bin Alim yang beralamat di Tangerang.
Hari ini RS Polri kembali berhasil mengidentifikasi lima jenazah. Kelima jenazah yang sudah teridentifikasi itu yakni Asep Angga Gunawan, Aminah binti Ambeng, Maryati binti Da'i, Nilawati, dan Unia. (Baca: Sembilan Jenazah Korban Ledakan Pabrik Kembang Api Teridentifikasi)
"Kami tidak pernah mengatakan target, cuma dari tim DVI akan bekerja secepat mungkin. Tapi titik poinnya adalah akurat," ujar Kepala Instalasi Forensik RS Polri, Kombes Pol Edy Purnomo, Minggu (29/10/2017).
Meski begitu, kata dia, proses autopsi jenazah sudah selesai pada tahap postmortem. Tahap selanjutnya akan dikerjakan oleh tim antemortem. Data postmortem adalah data-data fisik yang diperoleh melalui personal identification setelah korban meninggal, seperti sidik jari, golongan darah, konstruksi gigi dan foto diri korban.
Sedangkan antemortem adalah data-data fisik khas korban sebelum meninggal, seperti pakaian atau aksesoris yang terakhir kali dikenakan, barang bawaan, tanda lahir, tato, bekas luka, cacat tubuh, foto diri, berat dan tinggi badan, serta sampel DNA.
"Kalau autopsi (postmortem) sudah selesai semua. Tinggal antemortem yang butuh pendalaman," jelasnya.
Mengingat kondisi jenazah yang sulit dikenali, pihaknya mengandalkan rekam gigi korban. Karena itu, pihak RS Polri sangat berharap data rekam gigi dari keluarga. "Misalnya dia pasang behel ditukang gigi mana, itukan mesti dicari," ucapnya.
Diketahui, korban tewas akibat ledakan dan kebakaran pabrik kembang api di Kosambi ada sebanyak 48 orang. Sebanyak 47 korban tewas dibawa ke RS Polri untuk proses identifikasi. Sedangkan satu korban terakhir bernama Nurhayati (20) sempat dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang.
Sebelumnya, empat jenazah teridentifikasi atas nama Surnah (14), dengan alamat, Kampung Salembaran, RT 4, RW 16, Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Lalu Slamet Rahmat yang beralamat di Garut; Marwati Binti Atip yang beralamat di Tangerang; dan Sutrisna Bin Alim yang beralamat di Tangerang.
Hari ini RS Polri kembali berhasil mengidentifikasi lima jenazah. Kelima jenazah yang sudah teridentifikasi itu yakni Asep Angga Gunawan, Aminah binti Ambeng, Maryati binti Da'i, Nilawati, dan Unia. (Baca: Sembilan Jenazah Korban Ledakan Pabrik Kembang Api Teridentifikasi)
(thm)