Ngamuk di Warung, Mahasiswa Asal Papua Diringkus Warga

Jum'at, 20 Oktober 2017 - 13:23 WIB
Ngamuk di Warung, Mahasiswa...
Ngamuk di Warung, Mahasiswa Asal Papua Diringkus Warga
A A A
SALATIGA - Seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Salatiga berinisial OJ (23) asal Hedam, Kecamatan Heram, Kota Jayapura diringkus warga dan diserahkan ke Polres Salatiga, Kamis (19/20/2017) malam.

Mahasiswa ini, dipolisikan lantaran menganiaya MNS (17) dan IKS (21) warga Jalan Imam Bonjol, Salatiga di warung bubur kacang ijo.

Informasi yang dihimpun wartawan, Jumat (20/10/2017) menyebutkan, kejadian ini bermula ketika MNS dan IKS makan di warung bubur kacang ijo di Jalan Imam Bonjol pada Kamis (19/10/2017) malam.

Sekitar pukul 22.00 Wib, OJ bersama temannya berinisial SU (24) asal Jayapura datang ke warung tersebut dalam kondisi mabuk.

Setibanya di warung, entah apa sebabnya OJ dan temannya SU adu mulut. Namun keributan tersebut bisa diselesaikan. Selanjutnya mereka ke luar dari warung.
Selang beberapa waktu kemudian, OJ dan SU masuk lagi ke dalam warung untuk mencari telepon selulernya yang hilang.

Kemudian MNS membantu OJ mencarikan telepon selulernya. Namun MNS malah dituduh mencuri telepon seluler OJ. Merasa tidak mencuri telepon seluler, MNS pun membela diri. Akhirnya terjadi keributan. Lantaran emosi OJ memukul MNS dan IKS.

Karena takut, MNS dan IKS melarikan diri dan berteriak minta tolong. OJ pun keluar dari warung dan merusak motor MNS yang di parkir di depan warung.

Sejumlah warga yang mendengar teriakan korban langsung berdatangan menolong korban dan meringkus OJ. Selanjutnya korban melaporkan kasus ini ke Polres Salatiga. Sedangkan OJ langsung diserahkan ke petugas SPKT Polres Salatiga untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kapolres Salatiga AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubbag Humas Polres Salatiga AKP I Nyoman Swasma mengatakan, pasca kejadian petugas langsung memediasi permasalahan antara korban dan terlapor. Selain itu, petugas juga melakukan pembinaan untuk memberikan efek jera kepada terlapor.

"Hasil mediasi, pelapor (korban) dan terlapor sudah saling memaafkan dan tidak ada dendam. Mereka juga membuat surat pernyataan yang intinya pelapor dan terlapor bejanji bahwa masalah telah selesai dan menjaga agar tidak melebar luas," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
1 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
1 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
2 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
2 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
2 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved