Di Banyuwangi, Keluarga Penunggu Pasien RS Dapat Honor Harian

Jum'at, 13 Oktober 2017 - 22:11 WIB
Di Banyuwangi, Keluarga...
Di Banyuwangi, Keluarga Penunggu Pasien RS Dapat Honor Harian
A A A
BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi, Jawa Timur, akan memberikan santunan/biaya pengganti kepada keluarga penunggu pasien yang dirawat di rumah sakit/puskesmas. Program ini ditargetkan berjalan dalam dua bulan ke depan.

”Nantinya warga yang menunggu keluarganya dirawat di rumah sakit dapat semacam uang pengganti karena dia harus meninggalkan pekerjaannya sehari-hari. Jadi Alhamdulillah, ini paket lengkap, biaya berobatnya sudah gratis, plus kita tambahi uang pengganti bagi keluarga yang menunggu,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat mengunjungi Puskesmas Gitik, Kecamatan Rogojampi, Jumat (13/10/2017).

”Kita sedang sinkronkan regulasinya, konsultasi ke pemerintah pusat dan BPK. Kita ingin berinovasi dengan tidak melenceng dari aturan keuangan negara,” ungkap Anas.

Anas mengatakan, kebijakan ini lahir dari evaluasi terhadap penanganan warga miskin yang sakit. Pemkab Banyuwangi sudah punya program ”Jemput Bola Rawat Warga” di mana petugas kesehatan mendatangi warga miskin sakit secara rutin.

Ada temuan beberapa warga enggan keluarganya dibawa ke RS, meski penyakitnya sudah dalam kondisi harus dirawat di RS. Warga enggan melepaskan keluarganya ke RS karena harus meninggalkan pekerjaan sehari-hari.

Sehingga, meski biaya pengobatan sudah gratis dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) maupun fasilitas Pemkab Banyuwangi, warga enggan merelakan keluarganya dirawat di RS.

”Kan mereka ada yang buka warung kecil-kecilan. Kalau mereka menunggui keluarganya di RS, warung tutup, otomatis kehilangan pendapatan. Nah berapa hari kehilangan pendapatan itulah yang kami ganti,” ujarnya.

Anas menambahkan, santunan/uang pengganti ini diberikan ke warga yang dirawat di kelas III atau menggunakan skema JKN-KIS dan skema surat keluarga miskin Pemkab Banyuwangi.

”Besaran angkanya sedang dihitung. Bisa Rp50.000 per hari, bisa Rp75.000 per hari. Jadi kalau keluarganya dirawat empat hari, ya tinggal dikalikan biaya untuk yang menunggui. Saya pastikan ini dimulai dua bulan ke depan atau awal Januari. Total berapa miliar, pasti dianggarkan,” papar Anas.

Terkait mekanismenya, dibikin sesederhana mungkin. Misalnya, menyertakan KTP, kartu keluarga, dan surat keterangan dari rumah sakit/puskesmas. ”Kemudian diverifikasi dinas terkait, lalu dicairkan. Pokoknya sederhana,” ujarnya.

Selain di RS/puskesmas di Banyuwangi, biaya pengganti diberikan kepada keluarga pasien yang harus dirujuk ke Surabaya. ”Di Surabaya sudah bisa menginap gratis di Rumah Singgah milik Pemkab Banyuwangi, dan kami tambahi ini untuk uang saku. Kalau yang dirujuk ke luar kota, nanti kami tambahi dananya,” ujarnya.
(rhs)
Berita Terkait
Event IFRC 2022 Beri...
Event IFRC 2022 Beri Dampak Positif bagi Masyarakat Sekitar
Ajang IFRC 2022 di Banyuwangi...
Ajang IFRC 2022 di Banyuwangi Hadirkan Digitalisasi Event
Gempa M5,7 Guncang Banyuwangi
Gempa M5,7 Guncang Banyuwangi
Kabupaten Bojonegoro...
Kabupaten Bojonegoro Sabet Juara 1 Kategori Stand Kecil Terinovatif Kategori Kabupaten-Kota Se-Jawa Timur
Warga Kampung Nelayan...
Warga Kampung Nelayan Surabaya Serbu Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Pertama di Jawa Timur,...
Pertama di Jawa Timur, Bank Jatim Bersama RSUD Srengat Launching Bring Hardja
Berita Terkini
Pengendara Ninja yang...
Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap, Begini Penampakannya
3 jam yang lalu
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Jadi Tersangka Kasus Suap, Hartanya Rp10,6 Miliar
4 jam yang lalu
Polri Presisi Dinilai...
Polri Presisi Dinilai Telah Sampai di Hati Masyarakat
4 jam yang lalu
Dihadiri Komedian Narji,...
Dihadiri Komedian Narji, Khitanan Massal PSI Banten di Tangsel Diikuti Ratusan Peserta
6 jam yang lalu
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
8 jam yang lalu
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
8 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved