Gunung Sinabung Kembali Meletus Dini Hari Tadi, Begini Penampakannya

Kamis, 12 Oktober 2017 - 11:18 WIB
Gunung Sinabung Kembali...
Gunung Sinabung Kembali Meletus Dini Hari Tadi, Begini Penampakannya
A A A
JAKARTA - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali meletus, Kamis (12/10/2017) dini hari. Tidak ada korban jiwa akibat letusan tersebut.

Pos Pengamatan Gunung Sinabung PVMBG melaporkan letusan pada pukul 02.45 WIB itu memiliki tinggi kolom abu vulkanik 2.000 meter yang diikuti awan panas guguran, dengan jarak luncur 1.500 meter ke arah Selatan dan 2.000 meter ke arah Timur-Tenggara. Angin bertiup lemah-sedang ke arah Timur-Tenggara. Lama gempa erupsi 366 detik.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, sebelumnya juga terjadi letusan pada Rabu (11/10/2017) pukul 10.51 WIB, dengan tinggi kolom abu vulkanik 1.500 meter. Angin bertiup lemah-sedang ke arah Timur-Tenggara. Lama gempa erupsi 333 detik. "Hujan abu terjadi di beberapa desa di sekitar Gunung Sinabung," ujar Sutopo dalam rilisnya.

Sutopo menambahkan, tidak ada korban jiwa dan penambahan jumlah pengungsi akibat letusan Gunung Sinabung tersebut. Menurutnya, masyarakat sudah terbiasa melihat letusan Gunung Sinabung karena sejak ditetapkan status Awas pada 2 Juni 2015, hampir setiap hari terjadi letusan.

"Desa-desa yang masuk dalam zona merah memang kosong. Ribuan jiwa masyarakat sudah mengungsi. Bahkan sebagian sudah direlokasi ke tempat yang lebih aman. Sebagian lagi menunggu relokasi," katanya.

Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung masih tetap tinggi. Belum terlihat tanda-tanda adanya penurunan aktivitas vulkanik. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus melakukan pemantauan secara intensif. Tidak dapat diprediksi kapan letusan berakhir.

Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari puncak, dan dalam jarak 7 km sektor Selatan-Tenggara, dalam jarak 6 km sektor Tenggara-Timur, serta dalam jarak 4 km sektor Utara-Timur Gunung Sinabung. "Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap ancaman bahaya lahar hujan," ujar Sutopo.

Dia menambahkan, curah hujan diprediksi terus meningkat sehingga ancaman banjir lahar hujan juga meningkat. Telah terbentuk bendung alam di hulu Sungai Laborus. Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar hilir daerah aliran Sungai Laborus agar waspada bendungan ini dapat jebol karena tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar/banjir bandang ke hilir.
(zik)
Berita Terkait
Pemerintah Pusat Didesak...
Pemerintah Pusat Didesak Cepat Tangani Dampak Erupsi Sinabung
Gunung Sinabung Erupsi,...
Gunung Sinabung Erupsi, Maskapai Penerbangan Diminta Semakin Waspada
Sinabung Erupsi, Bagaimana...
Sinabung Erupsi, Bagaimana Dampaknya ke Penerbangan?
Erupsi Sore Hari, Abu...
Erupsi Sore Hari, Abu Vulkanik Gunung Sinabung Berbentuk Siluet dengan Ketinggian 2.000 Meter
Sinabung Terus Erupsi,...
Sinabung Terus Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
Gunung Sinabung Terus...
Gunung Sinabung Terus Erupsi, Waspadai Banjir Lahar
Berita Terkini
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
11 menit yang lalu
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
14 menit yang lalu
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
1 jam yang lalu
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
2 jam yang lalu
Ngaku Tentara saat Ditegur...
Ngaku Tentara saat Ditegur di Trotoar Depok, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf
2 jam yang lalu
Pesawat PT AMA Diduga...
Pesawat PT AMA Diduga Ditembaki hingga Dibakar KKB Baru Pimpinan M Mbalingga
4 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved