Kabur ke Bekasi, Bos Organ Tunggal Pembunuh Anak Buah Dicokok

Rabu, 04 Oktober 2017 - 13:44 WIB
Kabur ke Bekasi, Bos...
Kabur ke Bekasi, Bos Organ Tunggal Pembunuh Anak Buah Dicokok
A A A
BEKASI - Kurang dari 24 jam, anggota Polsek Tambun berhasil meringkus Jenjen (35), pelaku pembunuhan terhadap anggota organ tunggal Keybordis Lintas Wilayah (KLW) bernama Syamsudin alias Jawir (28).

“Pelaku kami ringkus di wilayah Bekasi Selatan, di pinggir jalan,” ujar Kapolsek Tambun Kompol Boby Kusumawardhana di Mapolsek Tambun, Rabu (4/10/2017).

Menurut Boby, tersangka diamankan berkat penyelidikan polisi. Anggotanya berhasil melacak keberadaan bos organ tunggal KLW itu sehingga Jenjen dapat diamankan tanpa perlawanan. Pelaku pasrah saat ditangkap dan mengakui perbuatan sadisnya kepada petugas.

Soal ancaman hukuman, polisi belum menjerat tersangka dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Alasannya, petugas masih menggali keterangan tersangka lebih dalam. (Baca: Cemburu, Pemilik Organ Tunggal Bunuh Anggotanya di Bekasi)

”Sejauh ini baru kita jerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dulu, tapi tidak menutup kemungkinan akan dijerat Pasal 340, mengingat tersangka telah menyiapkan sebilah pisau,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Syamsudin ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi kontrakannya di Kampung Sumber Jaya, RT 01/20, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (3/10) siang. Sebelumnya, seorang warga bernama Uyin (35), melihat korban sedang terlibat percekcokan dengan tersangka Jenjen.

Setelah menghabisi korban, pelaku melarikan diri ke Kota Bekasi untuk menenangkan diri. Dari pemeriksaan sementara, kata Kapolsek, tersangka nekat membunuh Syamsudin karena terbakar api cemburu.

Tersangka menuding Syamsudin menjadi biang keladi keretakan rumah tangganya dengan Mia. Sebab, istri Jenjen dengan korban memang memiliki kedekatan. Namun, sejauh ini hanya sebatas rekan kerja di sebuah organ tunggal musik.
(thm)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
4 menit yang lalu
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
12 menit yang lalu
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
2 jam yang lalu
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
2 jam yang lalu
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
2 jam yang lalu
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
2 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved