Pemandu Lagu Tertembak, Aiptu Sapriyudin Mabuk dan Sempat Mainkan Pistol

Selasa, 03 Oktober 2017 - 18:39 WIB
Pemandu Lagu Tertembak,...
Pemandu Lagu Tertembak, Aiptu Sapriyudin Mabuk dan Sempat Mainkan Pistol
A A A
BANDUNG - Kasus tertembaknya paha Devia Supiani (20), pemandu lagu (PL) di karaoke Milan, kawasan Superblok, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kompleks Garut Superblok, Nomor D1-D5, Kelurahan Haurpanggung, Kecamatan Tarkid, Kabupaten Garut, masih dalam penyelidikan intensif Polres Garut. Terduga pelaku penembakan Aiptu Sapriyudin saat ini diperiksa Bidang Propam Polres Garut.

Dalam pemeriksaan, terungkap fakta saat terjadi penembakan Sapriyudin dalam keadaan mabuk. Bahkan gelagat kurang baik telah terlihat sejak Aiptu Sapriyudin tiba di tempat karaoke Milan sekitar pukul 21.00 WIB. Sapriyudin meminta gadis pemandu lagu sambil memainkan dan memutar-mutar pistol jenis Revolver miliknya.

"Untuk menyelidiki dan mengungkap kasus ini, Polsek Tarkid berkoordinasi dengan Bid Propam dan Polres Garut. Hasil pemeriksaan sementara, Aiptu Sapriyudin saat itu dalam kondisi mabuk. Senjata Revolver memang tidak ada kuncinya. Terkait sanksi apa yang akan dijatuhkan itu nanti dalam proses persidangan kode etik," tutur Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, Selasa (3/10/2017).

Seorang saksi, Agus Rustandi, petugas keamanan karaoke Milan, mengatakan, Aiptu Sapriyudin yang merupakan Kanit Reskrim Polsek Pakenjeng datang sekitar pukul 21.00 WIB. “Dia (Aiptu Sapriyudin) sempat meminta PL sambil memainkan senjata jenis Revolver,” kata Agus kepada penyidik Polsek Tarkid.

Diberitakan, peristiwa penembakan terjadi di room 209 karaoke Milan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kompleks Garut Superblok Nomor D1-D5, Kelurahan Haurpanggung, Kecamatan Tarkid, Kabupaten Garut, pada Senin (2/10/2017) sekitar pukul 23.45 WIB. Paha kiri Devia Supiani tertembus peluru yang diduga dari pistol Revolver Kanit Reskrim Polsek Pakenjeng Aiptu Sapriyudin.

"Peluru itu menembus paha korban dan tidak mengenai tulang. Polsek Tarkid telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan dari beberapa saksi, dan membawa korban ke RSUD dr Slamet," kata Yusri.
(wib)
Berita Terkait
Terkait Penembakan Gamma,...
Terkait Penembakan Gamma, Kapolrestabes Semarang Penuhi Panggilan Komisi III DPR
Pasca Penembakan di...
Pasca Penembakan di Kafe Cengkareng, Lalu Lintas Sepanjang Daan Mogot Lumpuh
Baru Bebas dari Penjara,...
Baru Bebas dari Penjara, Rapper AS Diberondong 64 Peluru
Eksekutor Penembakan...
Eksekutor Penembakan Anggota Dishub Merupakan Oknum Anggota Polisi
Senjata Api Eksekutor...
Senjata Api Eksekutor Anggota Dishub Dipesan dari Jaringan Teroris
Sempat Pakai Dukun,...
Sempat Pakai Dukun, Kasatpol PP Makassar Rencanakan Pembunuhan Sejak Tahun 2020
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
12 menit yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
1 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
2 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
9 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
10 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
11 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved