Tak Ada Memar di Tubuh Capraja IPDN yang Meninggal di Akpol

Senin, 02 Oktober 2017 - 05:56 WIB
Tak Ada Memar di Tubuh...
Tak Ada Memar di Tubuh Capraja IPDN yang Meninggal di Akpol
A A A
SEMARANG - Jenazah Dea Rahma Amanda, calon Praja Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) angkatan 2017 yang meninggal saat mengikuti pendidikan dasar (diksar) di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tak ditemukan tanda-tanda memar di tubuh korban. "Dari autopsi bagian luar tadi kami lihat bersama dengan Profesor Maya (Gubernur IPDN Ermaya Suradinata) tidak ditemukan tanda memar. Tapi nanti harus dokter yang menjelaskan," kata Gubernur Akpol Inspektur Jenderal Polisi Rycko Amelza Dahniel, kepada awak media di RS Bhayangkara Semarang, Jawa Tengah, Minggu 1 Oktober 2017.

Dia menjelaskan, setelah jatuh saat mengikuti apel pagi, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Akpol oleh pengasuh dan rekan sesama capraja.

Saat dibawa, korban masih terlihat bernapas dan segera mendapatkan pertolongan pertama oleh dokter.

"Waktu dibawa ke RS Akpol, tanda-tanda respons sudah tidak ada. Tapi waktu digendong dia masih napas ngorok, tapi sudah buang air kecil. Sampai di rumah sakit langsung pertolongan pertama sesuai prosedur," tandasnya.

Hingga kini polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban baik melalui rekam medis saat seleksi penerimaan calon praja (capraja) dan meminta keterangan rekan-rekannya. Kemudian, langkah selanjutnya adalah mencari tahu melalui jalur medis dengan cara melalukan autopsi baik luar maupun dalam.

"Sampai pagi tadi belum diketahui penyebab kematiannya. Tidak ada kekerasan fisik, apalagi ini capraja putri dan dia dipisahkan dari kehidupan taruna. Kemudian juga tidak ada riwayat berobat di Akpol. Kita dalami melalui autopsi seperti yang sedang dilakukan," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Taruna Politeknik Pelayaran...
Taruna Politeknik Pelayaran di Surabaya Tewas Diduga Dianiaya Seniornya
Polisi Ungkap Arogansi...
Polisi Ungkap Arogansi Senior terhadap Junior Jadi Motif Penganiayaan Taruna STIP hingga Tewas
Anggota Karang Taruna...
Anggota Karang Taruna Tewas Tertembus Peluru Polisi, Luka Bahu Kanan Belakang Tembus Pinggang Kiri
JCW Minta Proses Hukum...
JCW Minta Proses Hukum Kasus Anggota Karang Taruna Tewas Tertembak Senjata Polisi Transparan
Kronologi Anggota Karang...
Kronologi Anggota Karang Taruna Tewas Tertembak Peluru Polisi
Taruna STIP Tewas Dianiaya...
Taruna STIP Tewas Dianiaya Seniornya, Kemenhub Perbanyak CCTV
Berita Terkini
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
40 menit yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
47 menit yang lalu
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
1 jam yang lalu
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
1 jam yang lalu
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
1 jam yang lalu
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
1 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved