Kronologi Meninggalnya Calon Praja IPDN di Akpol Semarang

Minggu, 01 Oktober 2017 - 20:51 WIB
Kronologi Meninggalnya...
Kronologi Meninggalnya Calon Praja IPDN di Akpol Semarang
A A A
SEMARANG - Meninggalnya calon Praja Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) angkatan 2017, Dea Rahma Amanda (17) saat mengikuti latihan dasar (Latsar) di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, masih menyimpan misteri. Jenazah korban saat ini masih diautopsi di RS Bhayangkara Semarang untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Gubernur IPDN Ermaya Suradinata dan Gubernur Akpol Irjen Rycko Amelza Dahniel juga berada di RS Bhayangkara Semarang, untuk memantau secara langsung proses autopsi. Capraja IPDN Yon IV asal pengiriman Provinsi Lampung itu dinyatakan meninggal, Minggu (1/10/2017), pukul 08.15 WIB.

Berdasarkan keterangan polisi, berikut kronologi kejadian meninggalnya Capraja Dea Rahma Amanda:

1. Pukul 04.00 WIB Capraja Yon IV melaksanakan apel turun pagi dilanjutkan melaksanakan salat Subuh dan pengajian di Masjid Umar bin Khatab (Resimen Taruna).

2. Pukul 06.00 - 06.30 WIB Capraja Yon IV dari Masjid Umar bin Khatab ke GOR Biru untuk melaksanakan makan pagi.

3. Pukul 07.00 WIB Capraja Yon IV menuju Batalion dan apel pagi.

4. Pukul 07.30 WIB Capraja Yon IV Kompi III melaksanakan lari keliling setengah Lapangan Resimen.

5. Sekitar pukul 07.40 WIB Capraja Yon IV Kompi III selesai melaksanakan lari dan baris apel di Lapangan Resimen. Ketika barisan sudah rapi Capraja Dea jatuh ke arah kiri ke paving blok.

6. Pengasuh AKP Yuli, Bripka Siwi, dan Pawasmen AKP Sandi bersama seorang Capraja Erika Margareta membawa Capraja Dea ke Rumah Sakit Bhayangkara Akpol dan dilakukan pertolongan pertama oleh dr. Renti.

7. Setelah dilaksanakan resusitasi (RJP) selama 30 menit tidak respons, EKG flat, pupil melebar maksimal dan dinyatakan meninggal pada pukul 08.15 WIB.
(wib)
Berita Terkait
Taruna Politeknik Pelayaran...
Taruna Politeknik Pelayaran di Surabaya Tewas Diduga Dianiaya Seniornya
Polisi Ungkap Arogansi...
Polisi Ungkap Arogansi Senior terhadap Junior Jadi Motif Penganiayaan Taruna STIP hingga Tewas
Anggota Karang Taruna...
Anggota Karang Taruna Tewas Tertembus Peluru Polisi, Luka Bahu Kanan Belakang Tembus Pinggang Kiri
JCW Minta Proses Hukum...
JCW Minta Proses Hukum Kasus Anggota Karang Taruna Tewas Tertembak Senjata Polisi Transparan
Kronologi Anggota Karang...
Kronologi Anggota Karang Taruna Tewas Tertembak Peluru Polisi
Taruna STIP Tewas Dianiaya...
Taruna STIP Tewas Dianiaya Seniornya, Kemenhub Perbanyak CCTV
Berita Terkini
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
19 menit yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
3 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
5 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
5 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved