Tujuh Tewas, Gudang Pengolahan Limbah Kardus Maut Ternyata Ilegal

Minggu, 01 Oktober 2017 - 19:18 WIB
Tujuh Tewas, Gudang...
Tujuh Tewas, Gudang Pengolahan Limbah Kardus Maut Ternyata Ilegal
A A A
BOGOR - Keberadaan gudang industri rumahan pengolahan limbah kardus pembuatan tempat telur milik H Abak Marta Wijaya di Kampung Cibunar Kasdun, RT 01/04, Desa Cibunar, Parung Panjang, Kabupaten Bogor yang menewaskan tujuh orang ternyata tak berizin alias ilegal.

Kapolres Bogor AKBP AM Dicky menjelaskan, berdasarkan hasil penyidikan sementara, ketujuh korban tewas diduga karena menghirup gas beracun yang merupakan reaksi kimia limbah."Dari keterangan aparat desa dan kecamatan setempat ternyata gudang pengolahan limbah kardus itu tak miliki izin lingkungan hidup dan industri," kata AKBP AM Dicky pada Minggu (1/10/2017).

Hingga saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, baik pemilik, karyawan maupun warga sekitar. "Pemilik perusahaan sudah kami amankan untuk didiminta keterangan terkait kasus tersebut," ujarnya.

Dicky menjelaskan, tujuh orang yang tewas itu terdiri dari pegawai perusahaan dan warga setempat. Mereka tewas karena menghirup gas beracun.

Tiga korban di antaranya merupakan pekerja tempat pengolahan limbah kardus. Sedangkan empat orang lainnya adalah warga setempat yang hendak menolong. "Korban tewas dievakuasi dari dasar kolam limbah hingga pukul 21.45 WIB, dan semuanya dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk di autopsi," ucapnya.

Proses evakuasi yang dilakukan tim gabungan dari Basarnas dan BPBD Kabupaten Bogor megevakuasi sempat kesulitan dikarenakan lokasi kolam yang berisi air limbah kimia mengandung racun. Berdasarkan informasi dari sejumlah tim gabungan dari TRC, BPBD, Basarnas, Puslabfor, TNI, serta Polri limbah dan gas beracun itu berasal dari bahan kimia (H2S) untuk pembuatan kardus kemasan telur.

Kasatreskrim Polres Bogor AKP Bimantoro Kurniawan menjelaskan, para korban ditemukan tewas sekitar pukul 14.30 WIB di dalam bak dengan kedalaman sekitar 4 meter dan berukuran sekitar 4x4 meter.

Para korban adalah Mulyadi (19) warga Kampung Mancak, Desa Labuan, Serang; Joko (30), warga Surabaya; Ade setiawan (40); Iwan, (35); Into, (17); Dedi Junaedi (45); dan Samsuri (45), warga Kampung Cibunar, Parungpanjang.

"Hanya dalam dua menit koban jatuh pingsan sehingga tubuhnya terendam lumpur limbah kardus telur," jelasnya.( Baca: Mengenaskan, 6 Pekerja Tewas Seketika di Bak Pengolahan Kardus Telor )
(whb)
Berita Terkait
Kakak Beradik Histeris...
Kakak Beradik Histeris Lihat Bapak Tewas Tertimpa Patahan Kayu
Tangis Keluarga Pecah...
Tangis Keluarga Pecah saat Evakuasi Pekerja yang Tewas Tersangkut di Pohon
Memilukan, Pria di Tasikmalaya...
Memilukan, Pria di Tasikmalaya Ditemukan Tewas Terjepit Mesin Penggilingan Padi
Geger, Warga Asing Ditemukan...
Geger, Warga Asing Ditemukan Tewas di Areal PLTA Batangtoru
Pasca Terjadinya Kecelakaan...
Pasca Terjadinya Kecelakaan Kerja, Garis Polisi Dipasang di Proyek PLTP Dieng
27 Kasus Kecelakaan...
27 Kasus Kecelakaan Kerja Terjadi di PT SGS Sejak 2020
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
33 menit yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
1 jam yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
3 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
4 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
4 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved