Gagal Rampok Taksi, Pria Asal Lampung Diamuk Warga
Sabtu, 30 September 2017 - 19:12 WIB
Gagal Rampok Taksi, Pria Asal Lampung Diamuk Warga
A
A
A
Seorang perampok asal Lampung nekat merampas taksi yang tengah ditumpanginya di Gang Sadar, Cikokol, Kota Tangerang, Banten. Aksi tersebut berhasil digagalkan setelah sopir taksi itu berteriak minta pertolongan warga.
Alhasil, warga dan pejalan yang melihat kejadian itu langsung melakukan pertolongan dan menangkap pelaku. Warga yang kesal dengan aksi pelaku langsung menghakiminya. Beruntung, Ketua RT setempat langsung melindungi dan mengamankan pelaku dari amukan warga.
Berdasarkan identitas yang dibawa pelaku itu bernama Trio Hermawan asal Pagar Iman, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung.
Akibat main hakim sendiri warga, Trio mengalami sejumlah luka memar di kepala, wajah, dan sekujur tubuh. Sedang sang sopir yang dirampoknya, mengalami nasib yang sama nahas dengannya.
"Saya terpaksa, karena tidak punya uang untuk ke kampung halaman. Ini yang pertama kali," ujar Trio, kepada warga yang menghakiminya, Sabtu (30/9/2017).
Sementara Edi Setiawan, sopir taksi yang dirampok pelaku mengatakan, pelaku naik taksinya dari Stasiun Jatinegara, menuju Terminal Kalideres, Tangerang.
"Tetapi setelah sampai di Terminal Kalideres, pelaku minta diturunkan di daerah Tangerang dan langsung mencekik leher dan memukuli saya dengan tangan kosong, di bagian kepala," jelasnya.
Mendapat serangan itu, korban lantas berteriak minta tolong dan membuka pintu taksi, hingga korban dan pelaku terlihat warga. Mendengar teriakan itu, warga dan pengguna jalan langsung menolong.
"Pelaku langsung diamankan dan dipukuli oleh warga. Sementata saya langsung dibawa ke klinik terdekat sini untuk diberikan perawatan medis," ujarnya.
Setelah diamankan di rumah Ketua RT, pelaku langsung digiring ke Mapolsek Tangerang. Pelaku diancam Pasal 365 tentang Pencurian dengan Kekerasan dan ancaman hukumannya 9 tahun penjara.
Alhasil, warga dan pejalan yang melihat kejadian itu langsung melakukan pertolongan dan menangkap pelaku. Warga yang kesal dengan aksi pelaku langsung menghakiminya. Beruntung, Ketua RT setempat langsung melindungi dan mengamankan pelaku dari amukan warga.
Berdasarkan identitas yang dibawa pelaku itu bernama Trio Hermawan asal Pagar Iman, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung.
Akibat main hakim sendiri warga, Trio mengalami sejumlah luka memar di kepala, wajah, dan sekujur tubuh. Sedang sang sopir yang dirampoknya, mengalami nasib yang sama nahas dengannya.
"Saya terpaksa, karena tidak punya uang untuk ke kampung halaman. Ini yang pertama kali," ujar Trio, kepada warga yang menghakiminya, Sabtu (30/9/2017).
Sementara Edi Setiawan, sopir taksi yang dirampok pelaku mengatakan, pelaku naik taksinya dari Stasiun Jatinegara, menuju Terminal Kalideres, Tangerang.
"Tetapi setelah sampai di Terminal Kalideres, pelaku minta diturunkan di daerah Tangerang dan langsung mencekik leher dan memukuli saya dengan tangan kosong, di bagian kepala," jelasnya.
Mendapat serangan itu, korban lantas berteriak minta tolong dan membuka pintu taksi, hingga korban dan pelaku terlihat warga. Mendengar teriakan itu, warga dan pengguna jalan langsung menolong.
"Pelaku langsung diamankan dan dipukuli oleh warga. Sementata saya langsung dibawa ke klinik terdekat sini untuk diberikan perawatan medis," ujarnya.
Setelah diamankan di rumah Ketua RT, pelaku langsung digiring ke Mapolsek Tangerang. Pelaku diancam Pasal 365 tentang Pencurian dengan Kekerasan dan ancaman hukumannya 9 tahun penjara.
(mhd)