Tetap Tolak Demiz-Syaikhu, Gerindra Minta PKS Munculkan Nama Baru

Rabu, 27 September 2017 - 15:39 WIB
Tetap Tolak Demiz-Syaikhu,...
Tetap Tolak Demiz-Syaikhu, Gerindra Minta PKS Munculkan Nama Baru
A A A
BANDUNG - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra belum menemukan titik temu untuk menuntaskan polemik penarikan dukungan terhadap pasangan Deddy Mizwar (Demiz)-Ahmad Syaikhu oleh DPD Gerindra Jabar. Sikap ngotot PKS yang keukeuh ingin mengusung Demiz-Syaikhu membuat polemik itu tak kunjung usai.

Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Mulyadi mengkritisi PKS yang ngotot dengan sikapnya itu. Bahkan, pihaknya merasa, PKS tidak menganggap keberadaan Gerindra Jabar. Sikap ngotot PKS tersebut justru membuat hubungan partainya dengan PKS menjadi kontraproduktif.

"Dengan cara-cara PKS seperti ini, kita pesimis kerja sama koalisi ini akan baik, sebab mereka menganggap bisa mem-bypass ke pusat. Keberadaan Jabar seperti tidak dianggap dan ini justru menjadi kontraproduktif untuk potensi langkah kerja sama kita ke depan," beber Mulyadi di Bandung, Rabu (27/9/2017).

Mulyadi menjelaskan, awalnya, pihaknya tak keberatan terhadap pengusungan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu oleh PKS dan Gerindra setelah pertemuan petinggi PKS dan Gerindra beberapa waktu lalu. Namun, pasangan tersebut ternyata tidak menunjukkan progres yang menggembirakan.

"Dari awal tadinya kita hormati karena sudah disampaikan ke Pak Prabowo, tapi dalam perjalanannya, karena sudah mendapatkan angin dari Pak Prabowo, tidak ada progres. Pak Prabowo menanyakan ke saya, gimana prosesnya, saya sampaikan tidak ada. Akhirnya saya diberikan kewenangan untuk segera bersikap, itu aja," paparnya.

Mulyadi menegaskan, Gerindra Jabar tetap menolak pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu. Bahkan, jika PKS akan ikut bergabung ke dalam poros baru yang kini tengah dibangunnya dengan Demokrat, PPP, dan PAN, pihaknya tetap akan menolak pasangan itu.

"Skenario Pak Demiz (Deddy Mizwar)-Syaikhu ini kan skenario dari PKS. Kalau misalnya pada awalnya kita menerima skenario itu, sekarang kita juga boleh dong mengajukan permohonan untuk mengevaluasi kader PKS, yang (diajukan) selain Pak Syaikhu," ungkapnya.

Mulyadi menegaskan, bila permintaan tersebut diterima PKS, pihaknya tak akan mengintervensi penentuan nama baru oleh PKS, asalkan pihaknya diberi keyakinan oleh PKS terkait nama yang akan diusung tersebut. "Dalam penentuan nama tersebut, paling rasional memang dibahas bersama," ujarnya.

Mulyadi menjelaskan, selama ini, kader, pengurus, hingga sayap Gerindra se-Jabar merasa tidak nyaman dengan sikap ngotot yang ditunjukkan PKS. Pihaknya khawatir ketidaknyamanan yang dirasakan tersebut membuat kerja mesin partai tidak maksimal dan membahayakan suksesi Pilgub Jabar 2018.

"Hingga saat ini pun, PKS sama sekali tidak ada komunikasi, itu yang bikin kami heran. Mereka sudah merasa bisa bypass ke pusat, itu yang disayangkan," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
Alasan Anies Baswedan...
Alasan Anies Baswedan Tak Jadi Maju Pilkada Jawa Barat 2024
Peringati Hari Jadi...
Peringati Hari Jadi ke-13, Gerindra Mulai Pasang Kuda-kuda Hadapi Pilgub Jabar
PDIP Incar Kursi Cawagub...
PDIP Incar Kursi Cawagub di Pilkada Jawa Barat
KPU dan Pemprov Jabar...
KPU dan Pemprov Jabar Sepakati Dana Pilgub 2024 Capai Rp1,104 Triliun
DPP Partai Perindo Silaturahmi...
DPP Partai Perindo Silaturahmi ke Dedi Mulyadi, Diskusi Potensi Jawa Barat
Iwan Bule Dikabarkan...
Iwan Bule Dikabarkan Maju Pilgub Jabar, Prabowo: Saya Kembalikan ke Rakyat Jawa Barat
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
8 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
8 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
9 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
10 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
10 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
10 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved