Isu JJLS Diperlebar Lagi Resahkan Warga Gunungkidul

Rabu, 27 September 2017 - 13:30 WIB
Isu JJLS Diperlebar...
Isu JJLS Diperlebar Lagi Resahkan Warga Gunungkidul
A A A
GUNUNGKIDUL - Warga di wilayah selatan Gunungkidul yang baru saja menerima uang kompensasi pembebasan lahan untuk Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) kembali resah. Ini lantaran beredar kabar jalur jalan nasional tersebut akan dilebarkan lagi 20 meter.

Padahal, para warga sudah telanjur membangun kembali rumah yang tergusur untuk jalur jalan nasional trans selatan Jawa tersebut.

Bekti Wibowo, salah satu warga Dusun Saban, Desa Karangwuni, Kecamatan Rongkop mengatakan, beredarnya kabar pelebaran jalan sudah berlangsung sepekan terakhir. Umumnya warga resah karena sudah telanjur membangun rumah di pinggir JJLS.

"Jalan belum dibangun, namun kok beredar mau dilebarkan lagi, jadi terus terang kami bingung. Mau melanjutkan membangun takutnya tergusur lagi, kalau berhenti membangun rumah. Sudah jelas tergusur proyek," ujarnya, Rabu (27/9/2017).

Dia menjelaskan, saat ini total lebar lahan yang dibebaskan adalah 35 meter. Dengan info terbaru yang akan dilebarkan, total lebar jalan menjadi 55 meter.
"Berarti kami harus mundur lagi."

Hal senada disampaikan Supiyo, warga Dusun Duwet, Desa Karangwuni, Rongkop. Menurutnya, pemerintah semestinya memberikan kejelasan mengenai informasi yang sudah beredar cepat tersebut. Jangan sampai ketika warga selesai membangun rumah langsung dirobohkan karena jalan kembali dilebarkan.

"Terus terang ini menjadi keresahan warga. Apakah mau membangun atau langsung memundurkan. Tetapi ada yang tanahnya nyaris habis apabila dilebarkan. Ini juga persoalan."

Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dan Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY Bambang Sugaib membantah rumor yang beredar tersebut. Saat ini proses pembebasan lahan dilakukan sesuai perencanaan. "Tidak ada rencana untuk memperlebar lagi. Jadi warga tidak perlu resah," ujarnya.

Menurutnya, saat ini memang ada perbedaan lebar yang dibebaskan. Hal ini berdasarkan kontur tanah. "Kalau datar sekitar 35 meter. Namun kalau bukit yang butuh dilakukan pengeprasan ya lebih lebar sekitar 40 meter. Tapi itu sudah perencanaan awal dulu dan sudah dibebaskan sebelumnya sesuai kesepakatan dengan warga," jelasnya.

Setelah pembebasan lahan selesai, dilanjutkan proses pembangunan yang dilakukan pemerintah pusat. "Kalau tidak salah, ini proses lelang di pemerintah pusat dan dilanjutkan pembangunan," kata Bambang.

JJLS yang melintasi DIY ini dimulai dari wilayah Congot, di Kulon Progo hingga Duwet di Desa Karangwuni, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul, dengan panjang jalur jalan 121,828 km.
(zik)
Berita Terkait
Gunakan Mortar Busa...
Gunakan Mortar Busa Ringan, Perbaikan Jalan TAA Dikebut
Siap Kontrak Jalan Daerah...
Siap Kontrak Jalan Daerah Rp7,2 Triliun, PUPR: Kita Bahagiakan Orang yang Tak Bisa Pakai Tol
Proyek Jalan Tol Baleno...
Proyek Jalan Tol Baleno Seksi 3 Dikebut, Ditarget Selesai Juni 2024
Pemilik Lahan Belum...
Pemilik Lahan Belum Sepakat Soal Harga, Pembangunan Jalan Baru di Padalarang Terhambat
Pembangunan Jalan Dinilai...
Pembangunan Jalan Dinilai Solusi Mudahkan Akses bagi Masyarakat
Bahas Jalan, Rapat DPRD...
Bahas Jalan, Rapat DPRD Bone dan Masyarakat Desa Usa dan Mico Memanas
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
46 menit yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
1 jam yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
1 jam yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
1 jam yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
2 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
2 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved