Ridwan Kamil Mengaku Dirugikan atas Beredarnya SK Fiktif Golkar

Selasa, 26 September 2017 - 15:41 WIB
Ridwan Kamil Mengaku...
Ridwan Kamil Mengaku Dirugikan atas Beredarnya SK Fiktif Golkar
A A A
BANDUNG - Beredarnya surat keputusan (SK) berisi dukungan DPP Partai Golkar kepada Ridwan Kamil untuk maju sebagai calon gubernur (cagub) Jawa Barat membuat panas suhu politik jelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang namanya disebut-sebut dalam SK itu mengaku sebagai pihak yang dirugikan.

Pria yang akrab disapa Emil ini menyebutkan, beredarnya berita bohong (hoax) itu membuat dirinya merasa dirugikan. Apalagi, beredarnya surat dukungan tersebut tidak diketahui kebenarannya.

"Soal itu jangan tanya ke saya, saya kan bagian yang dirugikan oleh berita hoax itu. Jadi jangan tanya ke saya urusan dapur orang lain. Please," ujar Ridwan Kamil seusai penandatanganan Kerja Sama Pendampingan dalam Pembangunan Ekonomi dan Bisnis di Kota Bandung bersama Universitas Padjadjaran (Unpad) di Savoy Homman, Selasa (26/9/2017).

Dia mengaku, jelang Pilgub Jabar 2018, banyak beredar berita hoax yang merugikan. Namun, kata Emil, dirinya menanggapi santai pemberitaan bohong tersebut. "Saya menghadapi Pilgub Jabar ini dengan relaks saja. Santai, tenang saja," ujar Ridwan Kamil.

Sebelumnya, Badan Hukum dan HAM (Bakumham) DPD Partai Golkar Jabar resmi melaporkan kasus beredarnya surat keputusan pengusungan Ridwan Kamil-Daniel Mutaqien yang diduga palsu ke Polda Jabar, Senin (25/9/2017).

Anggota tim Bakumham DPD Partai Golkar Jabar Hotma Agus Sihombing mengatakan, laporan Bakumham DPD Partai Golkar Jabar tersebut bernomor LP B/871/XI/2017/Jabar‎ 25 September 2017. DPD Partai Golkar Jabar memberikan tugas kepada Bakumham untuk membuat laporan ke kepolisian dengan korban adalah Partai Golkar Jabar. (Baca juga: Terkait SK Dukungan DPP, Golkar Jabar Resmi Lapor ke Polda ).
(zik)
Berita Terkait
Alasan Anies Baswedan...
Alasan Anies Baswedan Tak Jadi Maju Pilkada Jawa Barat 2024
KPU dan Pemprov Jabar...
KPU dan Pemprov Jabar Sepakati Dana Pilgub 2024 Capai Rp1,104 Triliun
Nyoblos di Bandung,...
Nyoblos di Bandung, Ridwan Kamil Harap Pemimpin Jabar ke Depan Dapat Lanjutkan Prestasi
KPU Jabar Tetapkan 35.966.840...
KPU Jabar Tetapkan 35.966.840 Pemilih di Pilkada Jabar 2024
PDIP Incar Kursi Cawagub...
PDIP Incar Kursi Cawagub di Pilkada Jawa Barat
Diduga Kelelahan, 6...
Diduga Kelelahan, 6 Petugas Pilkada di Jawa Barat Meninggal
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
1 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved