Miris, Lulusan SMK di Jabar Mayoritas Menganggur

Senin, 25 September 2017 - 16:19 WIB
Miris, Lulusan SMK di...
Miris, Lulusan SMK di Jabar Mayoritas Menganggur
A A A
BANDUNG - Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Barat mayoritas menjadi pengangguran. Pemerintah diminta mengevaluasi konsep pendidikan skill untuk tingkat pendidikan tersebut.

Saat ini, jumlah pengangguran di Jawa Barat sekitar 1,9 juta orang. Dari jumlah itu, sekitar 38,11% adalah lulusan SMA/SMK dengan rentang usia antara 20-24 tahun.

"Selama ini SMK selalu digembar-gemborkan pendidikan yang mencetak lulusan siap kerja. Tetapi buktinya lulusan SMK paling banyak menyumbang jumlah pengangguran di Jawa Barat," kata pengamat ekonomi dari Universitas Pasundan (Unpas) Acuviarta Kartabi, di Bandung Senin (25/9/2017).

Melihat kondisi itu, Acuviarta mempertanyakan konsep lulusan siap kerja yang selama ini didengungkan banyak pihak. Dia khawatir, konsep pendidikan SMK tidak sejalan dengan kebutuhan industri. Sehingga, lulusannya tidak bisa diserap perusahaan.

Acuviarta berharap, pemerintah mengkaji penyebaran SMK agar output yang dihasilkan lebih maksimal. Misalnya, SMK pariwisata lebih banyak dididikan di kawasan pariwisata. Jangan sampai, di daerah pelosok dibangun SMK otomotif yang notabene jauh dari industri otomotif.

Saat ini, di Jabar tercatat ada sekitar 279 SMK negeri. Dari jumlah itu, terdapat sekitar 1.374 kompetensi keahlian. Setiap tahunnya, ratusan SMK menyediakan 111.984 kursi bagi lulusan SMP.

Lebih lanjut Acuviarta mengatakan, potensi bertambahnya pengangguran di Jawa Barat sangat besar. Berbagai faktor eksternal seperti ekonomi turut berpengaruh pada terciptanya pengangguran baru.

"Saat ini, kita punya 35 juta angkatan kerja dan berpotensi meningkat. Apindo misalnya mengeluhkan diberlakukannya upah sektoral yang juga berpotensi terjadinya PHK akibat tingginya upah yang mesti dibayar perusahaan," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Jadi Syarat Bagi Para...
Jadi Syarat Bagi Para Pencari Kerja, Begini Langkah Pembuatan SKCK secara Online
Bursa Kerja Terbuka...
Bursa Kerja Terbuka Sidoarjo Tawarkan 1.000 Lowongan
Tips Lolos Rekrutmen...
Tips Lolos Rekrutmen Bersama Perusahaan BUMN Tahun 2024
6 Cara Agar Menonjol...
6 Cara Agar Menonjol dalam Wawancara Kerja Rekrutmen Massal, Ini Rahasianya
Survive Selama Pandemi,...
Survive Selama Pandemi, Startup Ini Buka Peluang Bagi Semua Lulusan
Lima Situs Lowongan...
Lima Situs Lowongan Kerja yang Mudahkan Pencari Kerja
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
5 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
6 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
6 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
6 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
7 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved