Dituduh Dukun Santet, Kakek di Pekalongan Tewas Dibantai Tetangga

Selasa, 19 September 2017 - 18:49 WIB
Dituduh Dukun Santet,...
Dituduh Dukun Santet, Kakek di Pekalongan Tewas Dibantai Tetangga
A A A
PEKALONGAN - Warga pegunungan di Dukuh Petungkon, Desa Tembelang Gunung, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, digegerkan pembunuhan, Selasa (19/9/2017) siang. Seorang warga setempat, Sugeng alias Mbah Jaya (55) dibantai secara keji oleh tetangganya sendiri bernama Eko Budiono (25).

Pelaku datang ke rumah korban dan langsung menebas kakek yang dikenal sebagai “orang pintar“ dan ramah dengan tetangganya ini, dengan parang. Setelah itu, dia kabur ke hutan. Pelaku nekat membunuh korban karena diduga telah mengguna-gunai atau menyantet ayahnya sehingga sakit hingga sekarang.

Istri korban, Kunifah (44) menerangkan, sebelum aksi sadis itu terjadi, dia dan suaminya tengah duduk di ruang tamu sambil minum kopi. Keduanya sedang menunggu tamu. Tiba-tiba, pelaku bernama Eko Budiono mendobrak pintu rumahnya dan langsung menyerang suaminya dengan parang. Kunifah yang berusaha melerai justru terkena luka bacok di punggungnya. Setelah itu, pelaku, Eko lari ke dalam hutan.

“Saya berusaha melerai, justru ditebas dan terkena bagian punggung. Untung tidak parah. Saya hanya bisa berteriak minta tolong saat suami saya dibantai. Sementara warga tak berani melerai karena pelaku membawa senjata tajam juga keris,“ paparnya.

Dia mengaku tidak tahu penyebab pelaku tiba-tiba masuk dan membacok suaminya. Sebelumnya juga tidak ada pertengkaran antara suaminya dengan Eko ataupun dengan orang tua Eko Budiono.

Kapolsek Lebakbarang, AKP Slamet Mardiyanto mengatakan, pihaknya menerima laporan ada penganiayaan. Sampai di lokasi tempat kejadian perkara (TKP), ternyata korban sudah meninggal. Korban segera dievakuasi ke puskesmas dan lokasi kejadian disetrilkan untuk kepentingan penyidikan. “Kami mendapat laporan ada orang berteriak minta tolong karena ada penganiayaan. Kami segera ke TKP, namun kondisi korban sudah meninggal karena luka parah di kepala, tangan, juga sekujur tubuh,” kata Kapolsek.

Kepala Desa Tembelang Gunung, Slamet, menyebutkan, berdasarkan keterangan sementara warga sekitar, orang tua pelaku sudah lama menderita sakit yang tak kunjung sembuh. Pelaku mendapat informasi, orang tuanya sakit akibat ulah korban yang dianggap sebagai orang pintar ahli guna-guna atau dukun santet. “Namun, kami sangat yakin informasi mengenai korban sebagai dukun santet hanya fitnah tak berdasar karena selama ini saya kenal baik dengan korban,“ ujar Slamet.

Hingga Selasa (19/9/2017) sore, suasana kampung sangat mencekam. Seluruh warga turut mencari pelaku. Bahkan keluarga pelaku yang juga masih tetangganya sendiri, dievakusi ke luar desa, untuk menghindari amuk massa.

Tim Buser Satreskrim Polres Pekalongan dipimpin Kasat Reskrim AKP Agung Ariyanto dibantu warga masih memburu pelaku yang melarikan diri ke hutan. Sementara jenazah korban dibawa keluarga untuk dimakamkan, Selasa sore (19/9/2017).
(mcm)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
6 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
7 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
7 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
8 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
8 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved