Pilgub Jabar, Gerindra Ajak PKS Berjuang Bersama Demokrat-PPP-PAN

Jum'at, 15 September 2017 - 18:40 WIB
Pilgub Jabar, Gerindra...
Pilgub Jabar, Gerindra Ajak PKS Berjuang Bersama Demokrat-PPP-PAN
A A A
BANDUNG - Pascamenyatakan menarik dukungan kepada pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu di ajang Pilgub Jabar 2018, Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Mulyadi langsung mengambil langkah cepat membangun koalisi baru dengan Demokrat, PPP, dan PAN.

Keempat petinggi partai level Jabar itu pun akhirnya bertemu di Bogor, Kamis (14/9/2017) malam. Meski pertemuan tanpa disertai petinggi PKS, partai yang selama ini mengklaim sebagai sekutunya Gerindra, Mulyadi mengajak PKS Jabar pun ikut bergabung ke dalam koalisi baru tersebut.

"Kita berharap PKS bergabung dengan kita," ungkap Mulyadi saat ditemui di Kantor DPD Gerindra Jabar, Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung, Jumat (15/9/2017).

Mulyadi berharap, PKS memahami langkah yang diambilnya. Sebab, Gerindra ingin memberikan solusi terbaik bagi masyarakat Jabar, bukan malah terjebak dalam pusaran untuk meraih kekuasaan dan kepentingan partai semata.

"Dalam konteks kerja sama ini, saya mengajak kepada PKS, ayo kita bicara yang lebih besar. Bukan sekadar kekuasaan dan kepentingan partai, tapi perhatikan masyarakat. Jangan sampai (ada anggapan) seolah-olah jagoan yang kita usung adalah jagoan terbaik, tapi ternyata masyarakat tidak cocok," katanya.

Mulyadi melanjutkan, dalam pertemuannya dengan pimpinan Demokrat, PPP, dan PAN, Kamis (14/9/2017) malam, diperoleh beberapa poin kesepakatan. Namun, kesepakatan belum mengarah pada penetapan kandidat pasangan cagub/cawagub yang akan diusung.

"Saya merapat dengan Demokrat, PAN, dan PPP intinya untuk memastikan kita bisa bekerja sama. Terkait pilgub, kita sepakati parameter-parameter cagub Jabar seperti apa yang dibutuhkan masyarakat," jelasnya.

Menurut Mulyadi, sebagai pihak yang paling tahu kondisi Jabar, para pimpinan partai di level Jabar menjadi penentu bahwa cagub Jabar terpilih nanti benar-benar memang menjadi pilihan masyarakat. Karena itu, untuk membuat parameter cagub Jabar yang diinginkan masyarakat, pihaknya membangun komunikasi dengan sejumlah stakeholder, seperti rektor dan akademisi, ormas, paguyuban, hingga komunitas-komunitas.

"Bahkan, kami akan membangun komunikasi dengan Pak Ahmad Heryawan ‎karena beliau sudah 10 tahun (memimpin Jabar) dan memahami sekali tentang Jabar," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
Alasan Anies Baswedan...
Alasan Anies Baswedan Tak Jadi Maju Pilkada Jawa Barat 2024
KPU dan Pemprov Jabar...
KPU dan Pemprov Jabar Sepakati Dana Pilgub 2024 Capai Rp1,104 Triliun
Nyoblos di Bandung,...
Nyoblos di Bandung, Ridwan Kamil Harap Pemimpin Jabar ke Depan Dapat Lanjutkan Prestasi
KPU Jabar Tetapkan 35.966.840...
KPU Jabar Tetapkan 35.966.840 Pemilih di Pilkada Jabar 2024
PDIP Incar Kursi Cawagub...
PDIP Incar Kursi Cawagub di Pilkada Jawa Barat
Diduga Kelelahan, 6...
Diduga Kelelahan, 6 Petugas Pilkada di Jawa Barat Meninggal
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
5 jam yang lalu
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
5 jam yang lalu
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
5 jam yang lalu
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
6 jam yang lalu
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
7 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved