Atasi Kemiskinan dan Pengangguran, Maksimalkan Dana Desa

Selasa, 12 September 2017 - 21:28 WIB
Atasi Kemiskinan dan...
Atasi Kemiskinan dan Pengangguran, Maksimalkan Dana Desa
A A A
MANADO - Anggaran dana desa di Sulut cukup besar. Tahun 2017 mencapai Rp1,161 triliun yang diperuntukkan bagi pembangunan 1.507 desa di Sulut.

Wakil Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Sulut Oldy Rotinsulu menyarankan agar pemerintah memaksimalkan anggaran dana desa di Sulut untuk mengurangi kemiskinan dan jumlah pengangguran.

Menurut Oldy, manfaat dana desa sangat banyak terutama bagi pembangunan apabila digunakan sebagaimana tujuan dari dana tersebut digulirkan.

“Soal pengangguran misalnya akan terbantu dengan memberdayakan para pekerja di desa dalam membangun infrastruktur. Dengan demikian pengangguran di desa mendapat pekerjaan dan penghasilan,” jelasnya.

Dia juga mencontohkan, jika dana desa dimanfaatkan untuk membangun fasilitas air minum maka pembangunannya harus melibatkan masyarakat setempat hingga dana desa benar-benar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

”Membangun infrastruktur dan pengembangan ekonomi rakyat juga harus menjadi prioritas,” katanya.

Dalam berbagai kesempatan Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw mengingatkan pentingnya pengawasan dalam pengelolaan anggaran dana desa

"Jangan sampai anggaran desa menjadi mubazir akibat salah penggunaan. Banyak yang masih berfikir dana desa boleh jadi bancakan dan digunakan oleh kelompok atau pribadi. Saya ingin ini bisa betul-betul diawasi oleh pihak kejaksaan dan kepolisian," kata Kandouw.

Dia menegaskan, bahwa jumlah dana desa yang diterima oleh pemerintah desa tidak boleh dikurangi jumlahnya.

"Tidak boleh ada pemotongan terhadap pencairan dana desa karena itu untuk kepentingan masyarakat desa melalui pembangunan di berbagai bidang, baik jalan desa dan lainnya," ungkapnya.

Oleh karenanya, dia meminta seluruh kepala desa di Sulut dan pihak terkait dapat membuat perencanaan yang matang sebelum mengerjakan proyek pembangunan di desa.
(sms)
Berita Terkait
Tuntut Cabut PMK 81,...
Tuntut Cabut PMK 81, APDESI Gelar Aksi Unjuk Rasa di Jakarta
Desa Mallari Bone Jadi...
Desa Mallari Bone Jadi Pertama Salurkan BLT Dana Desa di Sulsel
Diduga Korupsi DD dan...
Diduga Korupsi DD dan ADD, Oknum Kades di Lampung Utara Ditahan Polisi
Ratusan Warga Demo Minta...
Ratusan Warga Demo Minta Pemdes Transparan Kelola Dana Desa
Prabowo Singgung Masalah...
Prabowo Singgung Masalah Dana Desa Tak Tersalurkan dengan Baik 1 Dekade Terakhir
Korupsi Dana Desa, Mantan...
Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Pedataran Dipenjara 5 Tahun
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
2 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
4 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
4 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
4 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
4 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved