Masyarakat Diminta Waspada Fenomena Munculnya Simbol Komunis

Senin, 11 September 2017 - 19:42 WIB
Masyarakat Diminta Waspada...
Masyarakat Diminta Waspada Fenomena Munculnya Simbol Komunis
A A A
BANYUWANGI - Masyarakat diminta hati-hati terkait fenomena munculnya simbol-simbol Partai Komunis Indonesia (PKI) di berbagai daerah. Ideologi komunis tak boleh dibiarkan berkembang di masyarakat.

Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Banyuwangi KH Ahmad Hisyam Syafaat mengatakan, komunisme itu adalah ideologi sehingga betapa pun susahnya dibasmi perkembangannya tetap harus dibasmi karena bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945 dan NKRI sebagai ideologi dan falsafah berbangsa. Dalam konteks sejarah ke-Indonesia-an yang mengusung ideologi komunisme itu ya PKI.

"Namanya ideologi itu ibarat seperti iman atau kepercayaan, dia datang seperti cahaya bahkan mampu menembus celah-celah dinding", ujar KH Ahmad Hisyam Syafaat dalam dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Senin (11/9/2017)

Menurut KH Hisyam, fenomena munculnya sombol-simbol PKI di berbagai daerah termasuk di Banyuwangi yang bertopeng unjuk rasa berbagai aspirasi masyarakat, tidaklah muncul tiba-tiba dan bukan tanpa campur tangan pihak luar yang inginkan paham itu kembali menguat.

"Jadi hati-hati dengan berbagai demo karena pasti akan ditunggangi kelompok komunis ini", tegasnya. Dia menambahkan, itu sebabnya harus dibasmi ideologi komunis ini, tak boleh dibiarkan berkembang di masyarakat.

"Dibutuhkan 'goodwill' pemerintah melalui pendidikan karakter, pendidikan Pancasila atau kalau di pesantren ya pendidikan akhlakul karimah", ujarnya.

Terpisah, Letjen (Purn) Syarwan Hamid mantan Kasospol TNI mengatakan, masifnya lambang PKI (palu arit) yang muncul diberbagai daerah menunjukan PKI masih eksis.

"Komunisme tetap ingin kembali di pentas politik di Indonesia. Kenapa September selalu marak kegiatan PKI, karena di bulan inilah digunakan sebagai momentum kebangkitan PKI", sebut mantan Mendagri era Soeharto ini.

Syarwan menuturkan, TNI tak akan membiarkan PKI untuk bangkit kembali karena TNI cinta Pancasila dan cinta senior TNI yang telah dibantai PKI.

"Jadi masyarakat harus tetap waspada terhadap maraknya simbol-simbol PKI yang muncul dan menumpang dan memanfaatkan berbagai unjuk rasa warga di berbagai daerah", ucap Syarwan.
(sms)
Berita Terkait
6 Fakta Untung Syamsuri,...
6 Fakta Untung Syamsuri, Sosok Komando Operasional G30S yang Terlibat Pemberontakan PKI Madiun
Letkol Untung, Sosok...
Letkol Untung, Sosok Komandan Cakrabirawa yang Jadi Aktor G30S PKI
79% Masyarakat Menilai...
79% Masyarakat Menilai PKI Sebuah Ancaman
Peringati G30S PKI,...
Peringati G30S PKI, Ratusan Pelajar dan Pemuda Jakarta Utara Turun ke Jalan
Anggap Isu Kebangkitan...
Anggap Isu Kebangkitan PKI Mainan Elite Politik, Pilnet Dorong Rekonsiliasi Nasional
PPP: Pemutaran Film...
PPP: Pemutaran Film G30S/PKI Tak Perlu Terus Jadi Komoditas Politik
Berita Terkini
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
19 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
35 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
2 jam yang lalu
Infografis
Fenomena di Kuwait:...
Fenomena di Kuwait: 34 Menit Menikah vs 75 Menit Perceraian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved