Menkes Akan Sanksi bagi RS Mitra Keluarga Terkait Kematian Debora

Senin, 11 September 2017 - 16:37 WIB
Menkes Akan Sanksi bagi...
Menkes Akan Sanksi bagi RS Mitra Keluarga Terkait Kematian Debora
A A A
JAKARTA - Kasus meninggalnya bayi berumur empat bulan, Tiara Debora Simanjorang di IGD Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres berbuntut panjang. P‎asalnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek siap memberikan sanksi bagi Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Kalideres.

Menkes Nila F Moeloek mengaku bakal memanggil Direktur R‎S Mitra Keluarga Kalideres, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan beberapa pihak terkait. "Di luar keluarga (bayi Debora, red) dulu," kata Nila dalam rapat bersama Komisi IX DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/9/2017).

Nila ingin mendengarkan penjelasan sejumlah pihak tersebut mengenai kasus bayi Debora. Kemudian, Nila juga bakal mengajukan sejumlah pertanyaan kepada sejumlah pihak terkait itu.

"Bila mana memang betul terjadi sesuatu tentu sanksi ini akan kita lakukan," tuturnya. Sanksi itu, lanjut dia, mulai berupa teguran maupun teguran keras.

"Ataupun nanti kalau terbukti betul seperti kata Pak Ketua (Komisi IX DPR Dede Yusuf, red), jika ada tambahan, akan diberikan tentu sanksi, seperti misalnya izinnya dicabut ataupun pidana dan sebagaimana," ungkapnya.

Sebelum menjatuhkan sanksi, Nila mengaku ingin mendengarkan terlebih dahulu penjelasan sejumlah pihak terkait itu. "Dan melakukan investigasi, karena ini tentu semua kita harus praduga tak bersalah. Dua-dua ini harus kita lakukan dengan cara yang sangat bijak dalam hal ini. Namun kalau salah tentu kita akan lakukan punishment," ucapnya.

Sekadar diketahui, bayi berumur empat bulan, Tiara Debora Simanjorang meninggal dunia di IGD Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, belum lama ini. Debora meninggal lantaran pihak RS menolak merawat Debora di ruang PICU, karena uang orang tua bayi itu, Rudianto Simanjorang dan Henny Silalahi kurang.

Pihak rumah sakit menyodorkan harga uang muka perawatan di PICU sebesar Rp19.800.000. Sementara orang tua Debora hanya memiliki uang Rp5 juta.
(whb)
Berita Terkait
UU Omnibus Kesehatan:...
UU Omnibus Kesehatan: Terdiagnosa Cacat Kongenital
Sisi Buram Pelayanan...
Sisi Buram Pelayanan Kesehatan Masyarakat Tanpa Mandatory Spending
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Peduli Kesehatan Masyarakat Suku Baduy
Rekonstruksi Sistem...
Rekonstruksi Sistem Kesehatan: Menanti Perdebatan Capres dan Cawapres 2024
Upaya Bumame Dekatkan...
Upaya Bumame Dekatkan Layanan Kesehatan dengan Keseharian Masyarakat
Menghadirkan Gagasan...
Menghadirkan Gagasan Keadilan Kesehatan dalam Perdebatan Pilpres 2024
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
22 menit yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
26 menit yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
3 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
3 jam yang lalu
Infografis
Rumah Sakit Al-Awdeh...
Rumah Sakit Al-Awdeh akan Dibom, Pasien Dipindah ke RS Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved