Novi Lahirkan Tapir Ketujuh di Kebun Binatang Bandung

Selasa, 29 Agustus 2017 - 12:37 WIB
Novi Lahirkan Tapir...
Novi Lahirkan Tapir Ketujuh di Kebun Binatang Bandung
A A A
BANDUNG - Kebun Binatang Bandung (KBB) kini memiliki bayi tapir dari jenis Malayan tapir. Hewan yang masuk kategori terancam punah itu lahir pada 28 Juli 2017. Tapi, tapir tersebut baru diperkenalkan pada Selasa (29/8/2017).

Bayi tapir jantan itu lahir dari pasangan induk bernama Novi (11) dan Willy (12). Kelahirannya berlangsung normal di salah satu kandang di KBB. Bagi Novi, bayi itu jadi yang ketujuh dilahirkannya selama di KBB.

Kepala Divisi Konservasi KBB Dedi Trisasongko mengatakan, saat lahir tidak diketahui berapa bobot bayi tapir tersebut. Sebab, bayi tapir tidak boleh dipegang dalam kurun waktu tertentu sejak lahir.
"Saat ini bobotnya sekitar 8 kilogram dan usianya sudah 32 hari," kata Dedi di KBB.

Dengan adanya tapir tersebut, kini koleksi tapir di KBB otomatis bertambah. Total, saat ini KBB memiliki delapan ekor tapir. Untuk perawatan, pihaknya membiarkan bayi tapir itu dirawat secara alami oleh induknya. Perhatian KBB saat ini justru lebih banyak dilakukan untuk menjaga kesehatan induk tapir agar bisa merawat anaknya dengan baik. "Kami intens menjaga kesehatan dan perawatan induknya," ungkapnya.

Tapir memiliki masa mengandung sekitar 13 bulan. Tapir sudah bisa bereproduksi sejak usia tiga tahun. Rata-rata, seekor tapir betina bisa melahirkan satu anak dalam kurun satu hingga dua tahun dengan musim kawin pada April sampai Juni.

Sementara itu, Marketing Communication KBB Sulhan Syafii mengatakan, pihaknya membuka program orang tua asuh bagi publik. Siapa pun punya kesempatan sama untuk menjadi orang tua asuh dari bayi tapir tersebut. "Kami buka pendaftaran untuk program orang tua asuh tapir ini mulai hari ini sampai dua minggu ke depan," ujar Aan, sapaan akrabnya.

Setelah itu, pihak KBB akan melakukan wawancara terhadap calon orang tua asuh. Dari sana KBB akan bisa melihat sejauh mana keseriusan dan komitmen calon orang tua asuh sebelum diputuskan siapa pemenangnya.

Jika menjadi orang tua asuh, pemenangnya bisa mendapatkan akses khusus untuk datang ke KBB dan bertemu dengan bayi tapir tersebut secara gratis. Tapi, yang bersangkutan harus memenuhi kewajibannya terkait pakan dan kebutuhan tapir tersebut.
(mcm)
Berita Terkait
Tidak Mudik Lebaran,...
Tidak Mudik Lebaran, Warga Sidoarjo Ini Ajak Anaknya Mengenal Satwa KBS
Si Remon yang Menggemaskan,...
Si Remon yang Menggemaskan, Bayi Lutung Lahir di Kebun Binatang Bandung
Legenda Kebun Binatang...
Legenda Kebun Binatang Atlanta, Ozzie Gorila Jantan Tertua di Dunia Mati
Gorila Jantan Tertua...
Gorila Jantan Tertua di Dunia Mati di Atlanta, Ini Wajah Terakhirnya
Burung Beo Super Langka...
Burung Beo Super Langka Menetas di Kebun Binatang Inggris
Kesulitan Pakan, Satwa...
Kesulitan Pakan, Satwa Kebun Binatang Bandung Dapat Sumbangan Warga
Berita Terkini
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
52 menit yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
1 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
2 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
3 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
4 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved