Kakek Penganiaya Nenek dan Cucu Nangis saat Diinterogasi TNI

Senin, 28 Agustus 2017 - 20:42 WIB
Kakek Penganiaya Nenek...
Kakek Penganiaya Nenek dan Cucu Nangis saat Diinterogasi TNI
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Suwarno (58) menangis tersedu-sedu saat diinterogasi anggota intel Kodim 1014/Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng). Padahal Suwarno yang dikenal sebagai preman kampung dan bertubuh bertato, kerap menganiaya istrinya Maysunah (42) hingga bersembunyi di gubuk di tengah kebun sawit bersama cucunya, Okta Novita Sari (12).

Suwarno dijemput anggota Kodim 1014/Pangkalan Bun di rumahnya Jalan Abdul Ancis RT 10, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan (Arsel) untuk dibawa ke Dinas Sosial guna dipertemukan dengan istri dan cucunya, Senin (28/8/2017) siang.
Saat diinterogasi anggota TNI, Suwarno awalnya justru menjawab dengan nada tinggi. Sontak anggota intel Kodim 1014/Pangkalan Bun Sertu Heri Asdar SH naik pitam dan menantang berduel. Namun saat ditantang jagoan kampung ini justru ciut dan nangis tersedu sedu.

"Awalnya saya kan Tanya, kenapa istri dan cucu kabur dari rumah 9 hari tidak dicari. Justru dia jawab dengan nada tinggi. Saya tantang saja dan malah dia nangis," ujar Nanda nama panggilan anggota Intel Kodim 1014/Pangkalan Bun ini.

Sementara itu, Suwarno dengan sambil terisak dipertemukan dengan istri dan cucunya. Dia minta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. "Ayo pulang ke rumah, bapak bisa mati kalau kalian tidak pulang. Bapak ngga akan mengulangi lagi," ucapnya di saksikan anggota TNI, petugas Dinas Sosial dan Lurah Sidorejo Yudha.

Awalnya sang istri dan cucu tak mau pulang ke rumah karena trauma disiksa Suwarno lagi. Namun dengan pendekatan yang dilakukan akhirnya Maysunah luluh dan mau pulang dengan syarat dibuat surat pernyataan. "Iya saya mau pulang tapi saya minta ada surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi penyiksaan," ujar Maysunah sambil menangis.

Sementara itu, Lurah Sidorejo Yudha mengatakan, dengan surat pernyataan diharapkan pelaku tidak mengulangi lagi perbuatannya dan keluarga mereka kembali utuh. "Jika mengulang lagi pelaku akan diproses hukum," ujarnya.
(wib)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
1 jam yang lalu
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
1 jam yang lalu
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
8 jam yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
8 jam yang lalu
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
8 jam yang lalu
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
10 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved