Gerindra Jabar Pindah Haluan dari Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu?

Selasa, 22 Agustus 2017 - 09:59 WIB
Gerindra Jabar Pindah...
Gerindra Jabar Pindah Haluan dari Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu?
A A A
BANDUNG - Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat (Jabar) Mulyadi menjadi sosok yang mengejutkan dalam pertemuan para petinggi parpol tingkat Jabar di Hotel Horison, Kota Bandung, Senin, 21 Agustus 2017 malam. Dalam pertemuan itu hadir petinggi PPP Jabar, PKB, PAN, Demokrat, dan Hanura. Mulyadi datang ke lokasi atas inisiatifnya sekaligus mewakili Gerindra.

Sebagaimana diketahui, Gerindra bersama PKS sudah mantap akan mengusung Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu pada Pilgub Jabar 2018. Lalu, dengan kehadiran Mulyadi dalam pertemuan itu, apakah ini jadi sinyal Gerindra pindah haluan dari Deddy-Syaikhu?

Ketua DPW PPP Jabar Ade Munawaroh Yasin mengatakan, kehadiran Mulyadi dalam pertemuan itu bukan paksaan. Tapi, soal kemungkinan akan berkoalisi atau tidak, itu terserah Mulyadi dan Gerindra. “Ini kan dengan kesadaran sendiri Kang Mulyadi datang bertemu kita, untuk berdiskusi dengan kita. Saya serahkan ke Kang Mulyadi apa yang akan beliau lakukan untuk selanjutnya,” kata Ade.

Dia menjelaskan, dalam pertemuan itu memang didapat kesepahaman di antara semua partai. Semua ingin mencetak pemimpin terbaik untuk Jabar. Selain itu, semua menginginkan situasi yang kondusif di Jabar selama rangkaian pilgub berlangsung.

Soal koalisi, hal itu belum dipastikan secara resmi meski sudah ada sinyal ke arah itu, khususnya dengan partai lain di luar Gerindra. PPP bersama empat partai lain memilih menyiapkan 'perahu'. “Jadi, kami buat kendaraannya dulu. Kendaraan itu mudah-mudahan jadi kendaraan besar, lalu kami cari penumpang (kandidat yang pas untuk diusung). Bukan penumpang yang nunjuk begitu saja kendaraan,” kata Ade.

Mulyadi pun memberi penjelasan soal kedatangannya, yang dia sebut sebagai bagian dari silaturahmi. Apalagi, pada 2018 mendatang bukan hanya pilgub yang akan digelar, tapi juga ada pilkada serentak yang digelar di 16 kabupaten/kota se-Jabar. Atas dasar itu, dia meminta kehadirannya jangan hanya dikaitkan dengan pilgub karena ada kemungkinan yang lebih luas. Bisa saja Gerindra berkoalisi dengan partai selain PKS di kabupaten/kota.

“Saya hadir sebagai bagian dari masyarakat Jawa Barat yang diberi amanah untuk memimpin partai. Kami sepakat ini diskusi pilkada agar kondusif. Kami tidak ingin konstalasi DKI bergerak ke Jawa Barat suhunya naik sampai ke nasional. Jadi mindset-nya jangan berpikir pilgub terus. Tapi ada 16 kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada serentak,” ucapnya.
(mcm)
Berita Terkait
7 Kesepakatan PKS-PPP...
7 Kesepakatan PKS-PPP Terkait Sejumlah Hal
Fraksi PKS dan PPP Perkuat...
Fraksi PKS dan PPP Perkuat Sinergitas untuk Agenda Keumatan dan Kebangsaan
Setelah PAN dan Gerindra,...
Setelah PAN dan Gerindra, PKS Perkuat Koalisi Andi Utta-Edy Manaf
DPP PKS Tetapkan Susunan...
DPP PKS Tetapkan Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah se-Indonesia Masa Bakti 2025–2030
Yusril Sarankan PPP-PKS...
Yusril Sarankan PPP-PKS Bentuk Koalisi Partai Islam, PBB Siap Aktif Bergabung
Di Balik Pertemuan Golkar,...
Di Balik Pertemuan Golkar, PAN, dan PPP, Pengamat: Ada Skenario Baru
Berita Terkini
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
1 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
1 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
3 jam yang lalu
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
3 jam yang lalu
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
4 jam yang lalu
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
4 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved