Ratusan Kendaraan Angkutan di Bekasi Enggan Uji KIR

Sabtu, 19 Agustus 2017 - 06:30 WIB
Ratusan Kendaraan Angkutan...
Ratusan Kendaraan Angkutan di Bekasi Enggan Uji KIR
A A A
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mencatat ratusan kendaraan angkutan belum melakukan uji kelaikan kendaraan. Padahal, uji laik tersebut penting untuk menunjang keselamatan penumpang, dan barang yang diangkut.

”Berdasarkan data, sebanyak 755 kendaraan angkutan enggan melakukan pengujian berkala kendaraan,” ujar Kasi Pengujian Sarana, Dinas Perhubungan Kota Bekasi Sudarsono pada wartawan Jumat, 18 Agustus 2017 kemarin. Menurutnya, ada beberapa hal yang menyebabkan pemilik tidak menguji kelaikan di antaranya, kendaraan berusia tua dapat menimbulkan pemiliknya lalai dengan menunda menguji karena malas.

Padahal, sesuai dengan peraturan, kendaraan wajib diuji kelaikannya setiap enam bulan sekali demi keselamatan dan kelaikan kendaraan tersebut. Sudarsono menjelaskan, jumlah kendaraan angkutan di Kota Bekasi tercatat mencapai 5.000 kendaran.

"Dari jumlah tersebut, 4.245 tercatat masih aktif dan sebanyak 755 tidak aktif. Dari jumlah itu, ada 107 angkutan penumpang dan 648 angkutan barang yang belum memperpanjang KIR," ujarnya.

Bagi pemilik yang lalai, biasanya akan memperpanjang masa KIR dengan cara dirapel atau digabung. Sudarsono tidak menampik, kendaraan yang belum memerpanjang masa KIR berdampak pada PAD pemerintah.

Bahkan berdasarkan catatannya, perolehan retribusi KIR saat ini belum sesuai harapan. Hingga Agustus 2017, retribusi KIR baru menembus 54,63% dari target Rp4,063 miliar pada tahun ini.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, kendaraan angkutan orang maupun barang yang melanggar uji kelaikan bakal dikenakan sanksi tilang.”Buku KIR akan ditahan, jika membandel kendaraannya juga akan ditahan,” tegasnya.

Pemilik bisa mengambil kendaraannya jika sudah menunaikan kewajiban melakukan uji kelaikan. Soalnya, pengujian tersebut cukup penting karena rawan terjadi kecelakaan.”Kita tidak main-main, dan bakal kita tindak tegas,” ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Wilayah di Bekasi yang...
Wilayah di Bekasi yang Menggunakan Nama Harapan
K-eco Pax Global Bangun...
K-eco Pax Global Bangun Ruangan Lab Komputer di Sekolah Tunas Alam
Agustus 2020, Pembangunan...
Agustus 2020, Pembangunan Underpass Bulak Kapal Dimulai
Wali Kota Bekasi Minta...
Wali Kota Bekasi Minta Mendikbud Rumuskan Kebijakan Keringanan Biaya Kuliah Warganya
Begini Penampakan Gepokan...
Begini Penampakan Gepokan Uang Rp5 Miliar dari OTT Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi
Berita Terkini
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
21 menit yang lalu
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
27 menit yang lalu
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
44 menit yang lalu
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
51 menit yang lalu
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
1 jam yang lalu
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
1 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved