Bea Cukai Siap Bersinergi dengan Polri dan BNN untuk Tindak Tegas Penyelundup Narkoba
Rabu, 16 Agustus 2017 - 19:36 WIB
Bea Cukai Siap Bersinergi dengan Polri dan BNN untuk Tindak Tegas Penyelundup Narkoba
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea Cukai akan terus bersinergi dengan Polri dan Badan Narkota Nasional (BNN) guna mengamankan Indonesia dari upaya penyelundupan barang-barang larangan salah satunya narkotika. Hingga Juli 2017 Polri, Bea Cukai dan BNN telah menyita berbagai macam barang bukti narkoa dan menangkap 27.000 tersangka dari sejumlah kasus.
Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi mengungkapkan, narkotika telah menjadi salah satu persoalan besar yang tengah dihadapi bangsa Indonesia. “Maraknya penyalahgunaan narkotika dan penyelundupan ke Indonesia membuat aparat harus terus bersinergi dalam melakukan pengawasan dan penindakan,” ungkap Heru yang turut menghadiri acara pemusnahan barang hasil tangkapan bersama Polri dan BNN pada Selasa, 15 Agustus 3017 kemarin di Bandara Soekarno Hatta.
Dalam acara itu sebanyak 1,4 ton sabu, 1,2 juta butir ekstasi dimusnahkan. Heru menuturkan, untuk semakin menumbuhkan kepercayaan masyarakat dan menghindari penyalahgunaan terhadap barang hasil tangkapan, maka Polri bersama Bea Cukai dan BNN memusnahkan narkotika tersebut.
Selain melakukan pemusnahan di Bandara Soekarno Hatta, Kepolisian secara serentak juga melakukan pemusnahan di seluruh Kepolisian Daerah di Indonesia. Untuk diketahui hingga Juli 2017 Polri, Bea Cukai dan BNN telah menyita barang bukti narkoba berupa 73,01 ton ganja, 1,771 ton sabu, 1,9 juta butir ekstasi, 189,97 gram heroin, 7,64 gram kokain, 55 ribu butir Happy Five dan menangkap 27.000 tersangka dari berbagai kasus.
Heru menambahkan, sinergi antara aparat penegak hukum akan terus ditingkatkan guna mengamankan Indonesia dari upaya penyelundupan barang barang larangan salah satunya narkotika. “Bea Cukai siap untuk terus meningkatkan sinergi dalam upaya pengawasan dan penindakan terhadap upaya-upaya penyelundupan narkotika di Indonesia,” ucap Heru.( Baca: Bareskrim Polri Musnahkan 1,4 Ton Sabu dan 1,2 Juta Pil Ekstasi )
Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi mengungkapkan, narkotika telah menjadi salah satu persoalan besar yang tengah dihadapi bangsa Indonesia. “Maraknya penyalahgunaan narkotika dan penyelundupan ke Indonesia membuat aparat harus terus bersinergi dalam melakukan pengawasan dan penindakan,” ungkap Heru yang turut menghadiri acara pemusnahan barang hasil tangkapan bersama Polri dan BNN pada Selasa, 15 Agustus 3017 kemarin di Bandara Soekarno Hatta.
Dalam acara itu sebanyak 1,4 ton sabu, 1,2 juta butir ekstasi dimusnahkan. Heru menuturkan, untuk semakin menumbuhkan kepercayaan masyarakat dan menghindari penyalahgunaan terhadap barang hasil tangkapan, maka Polri bersama Bea Cukai dan BNN memusnahkan narkotika tersebut.
Selain melakukan pemusnahan di Bandara Soekarno Hatta, Kepolisian secara serentak juga melakukan pemusnahan di seluruh Kepolisian Daerah di Indonesia. Untuk diketahui hingga Juli 2017 Polri, Bea Cukai dan BNN telah menyita barang bukti narkoba berupa 73,01 ton ganja, 1,771 ton sabu, 1,9 juta butir ekstasi, 189,97 gram heroin, 7,64 gram kokain, 55 ribu butir Happy Five dan menangkap 27.000 tersangka dari berbagai kasus.
Heru menambahkan, sinergi antara aparat penegak hukum akan terus ditingkatkan guna mengamankan Indonesia dari upaya penyelundupan barang barang larangan salah satunya narkotika. “Bea Cukai siap untuk terus meningkatkan sinergi dalam upaya pengawasan dan penindakan terhadap upaya-upaya penyelundupan narkotika di Indonesia,” ucap Heru.( Baca: Bareskrim Polri Musnahkan 1,4 Ton Sabu dan 1,2 Juta Pil Ekstasi )
(whb)