Deddy Mizwar: Kalau Tidak Mampu Bantu Elektabilitas, Minimal Jangan Bawa Perkara

Senin, 14 Agustus 2017 - 16:33 WIB
Deddy Mizwar: Kalau...
Deddy Mizwar: Kalau Tidak Mampu Bantu Elektabilitas, Minimal Jangan Bawa Perkara
A A A
BANDUNG - Bakal calon gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar tidak akan mempersoalkan elektabilitas calon pendampingnya di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018, asalkan pendampingnya memiliki integritas dan tak pernah berurusan dengan hukum.

"Kalau tidak bisa membantu secara elektabilitas, minimal jangan bawa perkara, itu saja. Begitu simpel kan, sederhana. Elektabilitas enggak bisa bantu malah bawa perkara kan salah," kata Deddy seusai diskusi bertajuk "Ekspektasi Kaum Muda Terhadap Kepemimpinan Jawa Barat Masa Depan" yang digelar Forum Diskusi dan Aksi Kaum Muda (Foros Muda) Jabar di kawasan Jalan Merak, Kota Bandung, Senin (14/8/2017).

Selain sosok yang 'bersih' itu, Deddy pun mendambakan sosok pendamping yang mampu berkomunikasi dengan baik dan lugas kepada politisi maupun masyarakat Jabar umumnya, terutama untuk memahami berbagai persoalan yang dialami masyarakat. "Sehingga, persoalan yang dialami masyarakat, seperti pengangguran, kemiskinan bisa diatasi segera," katanya.

Lebih jauh Deddy mengatakan, dirinya menantikan sikap partai politik (parpol) terkait pasangan calon yang akan diusungnya. Sebagai bakal calon yang digadang-gadang akan diusung PKS dan Gerindra, Deddy pun berharap, Gerindra dan PKS segera mendeklarasikan pengusungan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jabar.

"Tunggu saja, dalam waktu dekat ini ada kepastian yang lebih bisa dipercaya, sehingga bisa langsung mengadakan persiapan-persiapan yang dibutuhkan. Sebab, jika kita lihat, semuanya kan masih cair," tuturnya.

Meski berdasarkan komunikasi terakhir dengan Gerindra dan PKS dirinya akan dipasangkan dengan Ahmad Syaikhu, menurutnya hal belum dapat dipastikan. Deddy menegaskan, selama belum ada surat keputusan dan deklarasi, semuanya masih bisa berubah.

"Bukannya sepihak mengklaim itu (dipasangkan dengan Ahmad Syaikhu) pasti, tidak. Makanya enggak pernah bilang 100%, saya bilang malah 99,9% karena yang 0,1% bisa mengubah segalanya. Jangan ditanggapi secara reaktif."
(zik)
Berita Terkait
Alasan Anies Baswedan...
Alasan Anies Baswedan Tak Jadi Maju Pilkada Jawa Barat 2024
PDIP Bakal Usung Figur...
PDIP Bakal Usung Figur Kejutan di Pilgub Jabar, Siapa Itu?
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Paslon Cagub Jabar 2024, Ada yang dari SD hingga S3 di Luar Negeri
Deddy Mizwar Sebut Integritas...
Deddy Mizwar Sebut Integritas Jadi Kunci Kesuksesan Pemimpin
Ridwan Kamil Buka-bukaan...
Ridwan Kamil Buka-bukaan Sebut Mudah Menang jika Maju Pilkada Jabar
KPU dan Pemprov Jabar...
KPU dan Pemprov Jabar Sepakati Dana Pilgub 2024 Capai Rp1,104 Triliun
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
2 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
2 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
2 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
2 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
3 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Kawal...
PASTI INDONESIA Kawal Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved