Pemkab Banyuasin Tegur Keras Perusahaan Pembakar Lahan

Minggu, 13 Agustus 2017 - 16:31 WIB
Pemkab Banyuasin Tegur...
Pemkab Banyuasin Tegur Keras Perusahaan Pembakar Lahan
A A A
BANYUASIN - Kebakaran sekitar 20 hektare (ha) lahan milik perusahaan di wilayah Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) beberapa waktu lalu, membuat Pemkab Banyuasin berang. Tak ingin kebakaran itu terulang lagi, pemkab memberikan teguran keras.

Kepala Dinas Pertanian Banyuasin, Syuhada Aziz Oemar mengatakan, kebakaran itu berdampak luas karena penyebaran titik apinya cukup tebal dan sangat luas. Kebakaran akhirnya diatasi oleh tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuasin, BPBD Provinsi Sumsel, Manggala Agni, TNI, pihak kepolisian dan masyarakat. “Kami sudah berikan teguran keras kepada manajemen perusahaan yang bersangkutan,” ujarnya di Banyuasin, Minggu (13/8/2017).

Pemkab Banyuasin juga memberi peringatan kepada semua perusahaan, terutama yang beroperasi di Kecamatan Rambutan. Setiap perusahaan harus dapat‎ menjaga dan mengawasi lahannya agar kebakaran hutan dan lahan tidak terulang kembali. “Mereka harus menjaga dan mengawasi lahannya masing-masing, baik perusahaan dengan skala besar, sedang, dan kecil, b‎aik perkebunan sawit, karet, dan lainnya,” katanya.

Bahkan, kata Syuhada, Pemkab Banyuasin juga sudah melayangkan surat edaran ke seluruh perusahaan di Kabupaten Banyuasin. Dalam surat edaran itu, Pemkab Banyuasin mewajibkan semua perusahaan perkebunan untuk memiliki drone ‎agar bisa memantau lahan dari ketinggian. “Itu wajib, setidaknya satu perusahaan memiliki satu drone. Kami juga mengingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kalau masih, maka akan berurusan dengan pihak kepolisian,” tegasnya lagi.

Terpisah, Camat Air Salek Zainudin mengaku, pemerintah kecamatan juga sudah memberikan imbauan dan sosialisasi kepada para petani untuk tidak membakar lahan. “Jika tidak, akan berurusan dengan aparat yang berwajib. Apalagi dalam masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kepolisian sangat tegas,” ucapnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2015 lalu, Kabupaten Banyuasin berada di urutan kedua dalam masalah karhutla. Ada sekitar 141.124 ha yang terbakar. Lahan itu tersebar di 13 kecamatan, baik di perairan dan daratan. Ke-13 kecamatan itu yaitu Kecamatan Banyuasin II, Pulau Rimau, Air Saleh, Muara Sugihan, Muara Padang, Rambutan, Air Kumbang, Rantau Bayur, Sumber Marga Telang, Tungkal ilir, Makarti Jaya, Talang Kelapa dan terakhir Tanjung Lago.
(mcm)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
52 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved