Pembatasan Sepeda Motor Diperluas, Pengamat Heran Bus Malah Dikurangi

Rabu, 09 Agustus 2017 - 09:10 WIB
Pembatasan Sepeda Motor...
Pembatasan Sepeda Motor Diperluas, Pengamat Heran Bus Malah Dikurangi
A A A
JAKARTA - Direktur Institut Studi Transportasi (Instrans) Dharmanigtyas heran dengan saran konsultan yang ditunjuk pemerintah untuk mengurangi armada angkutan umum ketika pembatasan sepeda motor diperluas.

Menurutnya, secara logika angkutan umum itu harus ditambah apabila kendaraan pribadi dibatasi. "Logikanya angkutan umum ditambah kalau sepeda motor ditekan. Kalau tidak meningkat dan memilih jalur alternatif, berarti ada persoalan angkutan umumnya. Bisa Tarif atau arus lalu lintas," ujarnya kepada wartawan, Selasa (8/8/2017).

Tyas menjelaskan, idealnya pembatasan kendaraan itu dimulai dari hulu atau gerbang masuk dari daerah mitra ke Jakarta. Untuk itu, ego sektoral pemerintah daerah harus di kesampingkan dan segera menyediakan park and ride di sekitar kawasan yang diberlakukan larangan tersebut. Dia yakin BPTJ dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut.

Selain itu, Tyas juga meminta Pemprov DKI untuk menyediakan angkutan umum yang saling terintegrasi dan segera menerapkan Elektronik Road Pricing (ERP). Namun, untuk perluasan sepeda motor hingga ke bundaran Senayan, dia menyatakan setuju lantaran angkutan umum dan jalur alternatif di kawasan sekitar masih memadai.

"Kalau mau menerapkan ditempat lain ya tunggu semua transportasi umumnya baik, tunggu selesai pembangunan infrastruktr. Pasang ERP," tegasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Ini Deretan Jenis Sepeda...
Ini Deretan Jenis Sepeda Motor yang Dilarang Beli Pertalite
Tips Memilih dan Merawat...
Tips Memilih dan Merawat Ban Sepeda Motor
Pasar Motor Lesu, Suzuki...
Pasar Motor Lesu, Suzuki Beri Kode ke Pemerintah: Turunkan Bunga, Penjualan Bisa Melesat 10%!
Pasar Sepeda Motor Nasional...
Pasar Sepeda Motor Nasional Kirim Sinyal Bahaya, Penjualan Kumulatif 2025 Terkoreksi di Tengah Tekanan Ekonomi
Penjualan Motor Maret...
Penjualan Motor Maret 2025 Anjlok! Target 6,5 Juta Unit Tidak Tercapai?
Tahta Bergoyang Sang...
Tahta Bergoyang Sang Raja Jalanan: Honda Dominasi Pasar Motor, tapi Penjualan Mulai Kehilangan Tenaga
Berita Terkini
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
6 menit yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
32 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
1 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
1 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
2 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
2 jam yang lalu
Infografis
Pengendara Motor 250...
Pengendara Motor 250 hingga 500 cc Wajib Miliki SIM C1
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved