Kebakaran Hanguskan Rumah dan Mobil Guru SMAN 2 Tilatang Kamang

Rabu, 02 Agustus 2017 - 14:03 WIB
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Rumah dan Mobil Guru SMAN 2 Tilatang Kamang
A A A
AGAM - Kebakaran di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) menghanguskan rumah permanen dan mobil milik seorang guru SMA, Nofri, Rabu (2/8/2017). Beruntung tidak ada korban dalam kebakaran di Jorong Pulai Gadut Ranggo Malai, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang itu.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Banyaknya bahan-bahan yang mudah terbakar seperti ban bekas di dalam rumah, membuat api dengan cepat membakar rumah beserta isinya. Selain membakar habis rumah yang tidak dihuni di malam hari ini, kebakaran juga menyambar mobil minibus yang diparkir di teras.

Asnah, tetangga korban, menjadi yang pertama mengetahui kejadian tersebut. Kebakaran terjadi saat sebagian besar warga di daerah sepi penduduk ini tengah tidur lelap. Api pertama terlihat di kamar dekat ruang tengah. “Jam setengah 2 pagi, saya bangun tidur mau ambil wudhu untuk salat. Saya lihat cahaya terang di luar. Waktu buka pintu, rupanya kebakaran di rumah samping,” kata Asnah.

Sepinya warga dan mengetahui tidak ada orang di dalam rumah yang terbakar, membuat Asnah panik. Hanya dalam waktu singkat, api dengan cepat membesar hingga menghanguskan rumah dan menyambar mobil minibus yang parkir di teras.

“Saya teriak minta tolong ke orang kampung supaya bangunkan orang di rumah depan, tapi tidak ada orang. Waktu itu lampu listrik menyala, kabel listrik ke rumah kami terbakar, maka kami berusaha memutuskan kabel itu. Kalau tidak takutnya rumah kami ikut terbakar,” paparnya.

Sejumlah warga yang mengetahui kejadian sudah berupaya memadamkan api. Namun, sulitnya memperoleh sumber air membuat warga tidak dapat berbuat banyak.

Sementara besarnya kobaran api membuat warga tidak dapat masuk ke dalam rumah. Upaya menyelamatkan barang-barang dan perabotan di dalam rumah pun tidak dapat dilakukan. Akibat kebakaran yang menghanguskan rumah dan menyambar mobil minibus ini membuat korban mengalami kerugian sekitar Rp500 juta.

“Kalau malam, rumah ini kosong. Hanya siang hari yang ditempati. Perabotan banyak di dalam, tapi yang bisa dikeluarkan hanya kursi panjang sedangkan yang lain terbakar. Boleh dikatakan semuanya habis,” kata Nofri, pemilik rumah.

Setelah 30 menit kemudian, petugas pemadam kebakaran dari Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam tiba di lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 20 menit. Dari hasil penyelidikan sementara, api diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik. Namun penyebab pasti kebakaran masih diselidiki polisi.
(mcm)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Pemerintah Harus Perbaiki...
Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Lapas di Tanah Air
Api Membakar Puluhan...
Api Membakar Puluhan Rumah di Pemukiman Padat Topoyo, Mamuju, Sulbar
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Empat Rumah Petani Ludes...
Empat Rumah Petani Ludes Terbakar, Seorang Luka-Luka
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
7 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
9 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
9 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
22 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
45 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved