Kemacetan Jakarta Menggila, Sistem Transportasi Butuh Perbaikan Cepat

Rabu, 02 Agustus 2017 - 06:01 WIB
Kemacetan Jakarta Menggila,...
Kemacetan Jakarta Menggila, Sistem Transportasi Butuh Perbaikan Cepat
A A A
JAKARTA - Kemacetan di ibu kota dinilai sudah masuk kategori mengkhawatirkan. Apalagi saat ini sedang berlangsung pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah kawasan. Oleh karena itu, sistem transportasi di DKI Jakarta butuh perbaikan cepat dan tepat dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Ketua Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Pri, menilai penanganan transportasi di Jabodetabek selama ini kurang terkomunikasikan dengan baik antarpihak terkait, baik itu PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT KAI Commuter Jabodetabek, serta pihak swasta yang dapat mengembangkan transportasi. Untuk itu, BPTJ hadir menjembatani komunikasi tersebut.

Pemprov DKI, lanjut Bambang, memiliki Transit Orientad Development (TOD) yang cukup memakan waktu untuk mewujudkannya. Sementara, penanganan transportasi harus dilakukan dalam waktu dekat, mengingat kemacetan di Jakarta saat ini sudah mengkhawatirkan.

"Kami akan berbuat sesuatu dalam waktu singkat ini. Lihat integrasi di Stasiun Dukuh Atas, Palmerah dan sebagainya, sudah semrawarut. Nah, Gubernur DKI, Pak Djarot, mengizinkan lahan kosong milik PD Pasar Jaya di Dukuh atas digunakan sebagai pengendapan transportasi. Jadi kita masukan semua angkutan umum di situ," ungkapnya.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan BPTJ telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan Dokumen Raperpres Rancangan Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ) di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (1/8/2017).

Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah, dengan penandatangan MoU tersebut BPTJ secara resmi membuat rencana induk pola transjabodetbaek. Selain terdapat perluasan larangan sepeda motor dan ganjil genap, di dalamnya terdapat sistem integrasi moda transportasi di Dukuh Atas, design integrasi 17 stasiun, serta integrasi sistem satu pengelolaan transportasi berikut dengan satu single card.
(thm)
Berita Terkait
Gabungkan Teknologi...
Gabungkan Teknologi Digital, Sistem Armada Berbasis ABT Diperkenalkan
Infrastruktur Transportasi...
Infrastruktur Transportasi Konektivitas Perekonomian Daerah
3 Inovasi Transportasi...
3 Inovasi Transportasi Digital untuk Atasi Kemacetan Diperkenalkan
Kemenhub: Jokowi Banyak...
Kemenhub: Jokowi Banyak Bangun Infrastruktur Transportasi
Target Pembangunan Infrastruktur...
Target Pembangunan Infrastruktur Transportasi 2024
ASSA Kejar Peluang Bisnis...
ASSA Kejar Peluang Bisnis Mobilitas dan Logistik
Berita Terkini
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
21 menit yang lalu
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
39 menit yang lalu
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
46 menit yang lalu
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
3 jam yang lalu
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
3 jam yang lalu
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
3 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved