Pelaku Pembakar Sejumlah SD Mengaku Diupah Rp500 Ribu

Selasa, 01 Agustus 2017 - 15:25 WIB
Pelaku Pembakar Sejumlah...
Pelaku Pembakar Sejumlah SD Mengaku Diupah Rp500 Ribu
A A A
Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah kini terus memburu dalang dari aksi masif pembakaran sejumlah sekolah dasar di Palangka Raya, Kalteng pascamenangkap dua terduga pelaku yang merupakan eksekutor pembakaran.

Kedua terduga pelaku yang ditangkap mengaku diberi imbalan Rp500 ribu dan sebuah telepon seluler dari Mr X. "Diberi cash sekitar Rp500 ribu. kemudian dibelikan HP oleh pelaku," ujar Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Pambudi Rahayu, Selasa (1/8/2017).

Saat ini tim telah bergerak mengejar MR X yang disebut menyuruh dua pelaku itu. "Motifnya belum tahu apa karena keduanya ini hanya eksekutor. Mungkin MR X yang mempunyai motif."

Sebelumnya, Anggota Polda Kalteng sudah menangkap dua pria terduga pembakar sejumlah Sekolah Dasar Negeri di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Polisi menyebut dua pria itu merupakan eksekutor pembakaran. "Ada dua (orang yang ditangkap) Inisialnya F alias U alias O dan S," ujar Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Pambudi Rahayu kepada MNC Media Selasa (1/8/2017).

Keterangan sementara dari dua terduga pelaku mengaku hanya membakar 3 sekolah dari 7 SDN yang terbakar. "Pengakuannya mem bakar tiga (sekolah), tapi kita lihat perkembangannya," katanya.

Dua orang itu mengaku melakukan pembakaran dengan menggunakan handuk yang dibasahi minyak tanah dan dimasukkan ke dalam botol atau mirip bom molotov.

"Pengakuan dan hasil laboratorium forensik (labfor) sama, yakni pakai handuk. Lalu botol minuman dicampuri kain diberi minyak tanah, kemudian dilempar."
Sebelumnya ada 7 bangunan SD dan 1 bangunan SMK di Kalteng dilalap si jago merah dalam kurun waktu yang terbilang dekat.
(nag)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Pemerintah Harus Perbaiki...
Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Lapas di Tanah Air
Api Membakar Puluhan...
Api Membakar Puluhan Rumah di Pemukiman Padat Topoyo, Mamuju, Sulbar
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Empat Rumah Petani Ludes...
Empat Rumah Petani Ludes Terbakar, Seorang Luka-Luka
Berita Terkini
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
14 menit yang lalu
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
1 jam yang lalu
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
1 jam yang lalu
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
1 jam yang lalu
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
4 jam yang lalu
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
4 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved