Gerindra Nilai Terlalu Dini Pasangkan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu

Kamis, 27 Juli 2017 - 16:20 WIB
Gerindra Nilai Terlalu...
Gerindra Nilai Terlalu Dini Pasangkan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu
A A A
BANDUNG - Partai Gerindra menilai, langkah Presiden PKS Sohibul Iman yang secara tegas menyatakan PKS dan Gerindra sepakat mengusung Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu di Pilgub Jawa Barat 2018 terlalu dini.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ferry Juliantono menegaskan, DPP Gerindra dan PKS belum sampai pada tahapan memutuskan pasangan calon yang akan diusung ke Pilgub Jabar 2018.

"Sekarang, para kader partai masih dalam proses memaksimalkan angka popularitas, elektabilitas, dan kesukaan masyarakat. Setahu saya, belum sampai pada keputusan pasangan calon," tegas Ferry saat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (27/7/2017).

Pihaknya tidak menyesalkan pernyataan Sohibul Iman. Namun, pernyataan itu menurutnya terlalu dini untuk diungkapkan. Pasalnya, rentang waktu menuju pendaftaran pasangan calon pun terbilang masih lama.

"Menyesalkan enggak, tapi waktunya kurang tepat, sekarang masih bulan Juli, sementara pendaftaran di bulan Januari, masih lima bulan lagi," ungkap Ferry.

Pihaknya khawatir, manuver yang dilakukan Sohibul Iman memupus harapan kader-kader terbaik yang hendak maju ke Pilgub Jabar, baik dari PKS, Gerindra, mau pun partai-partai lain yang nantinya bakal berkoalisi dengan Gerindra-PKS.

"Sebab, kami ingin koalisi yang dibangun ini tidak hanya Gerindra dan PKS saja, namun partai-partai lain juga bisa bergabung, seperti PAN dan Demokrat. Khawatirnya, (pernyataan Sohibul Iman) itu memupus harapan kader-kader mereka," tegasnya lagi.

Menurut Ferry, para pimpinan partai politik (parpol) sebaiknya kini mendorong kader-kader internal parpolnya yang hendak maju ke Pilgub Jabar untuk meningkatkan popularitas, elektabilitas, dan kesukaan masyarakat.

Sehingga, pasangan calon yang diputuskan bertarung di Pilgub Jabar merupakan pasangan calon yang terbaik. "Saat keputusan itu diambil dan memang yang terbaik sesuai kesepakatan. Gerindra pun tentu tak akan mempersoalkan," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Alasan Anies Baswedan...
Alasan Anies Baswedan Tak Jadi Maju Pilkada Jawa Barat 2024
Dedi Mulyadi Daftar...
Dedi Mulyadi Daftar Pilgub Jabar 27 Agustus Bareng R1, Apakah Erwan Setiawan?
KPU dan Pemprov Jabar...
KPU dan Pemprov Jabar Sepakati Dana Pilgub 2024 Capai Rp1,104 Triliun
Masuk Bursa Pilgub Jabar,...
Masuk Bursa Pilgub Jabar, Cellica Memilih Fokus Bekerja
PDIP Bakal Usung Figur...
PDIP Bakal Usung Figur Kejutan di Pilgub Jabar, Siapa Itu?
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Paslon Cagub Jabar 2024, Ada yang dari SD hingga S3 di Luar Negeri
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
10 menit yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved