Polrestabes Gerak Cepat Tuntaskan Kasus Pengeroyokan Rico

Kamis, 27 Juli 2017 - 14:50 WIB
Polrestabes Gerak Cepat...
Polrestabes Gerak Cepat Tuntaskan Kasus Pengeroyokan Rico
A A A
BANDUNG - Satreskrim Polrestabes Bandung bergerak cepat untuk menuntaskan penyelidikan kasus pengeroyokan terhadap Rico Andrean (22) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage, Kota Bandung pada Sabtu 22 Juli 2017. Apalagi pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh oknum bobotoh ini menyebabkan Rico meninggal setelah 5 hari dirawat di RS Santo Yusup.

"Saya Kapolrestabes Bandung dan jajaran turut berduka cita atas meninggalnya salah satu bobotoh, almarhum Ricko Andrean. Semoga khusnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan. Ini merupakan keprihatinan bagi kita semua semoga ini kejadian terakhir dan tidak terulang lagi," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo seusai melayat ke rumah duka almarhum Rico di Jalan Tamin Abdul Syukur No 11 RT 05/03, Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Kamis (27/7/2017).

Hendro menyatakan, Kasatreskrim Polrestabes AKBP M Yoris Maulana, jajaran, serta Kapolsek Gedebage telah melakukan pengecekan lokasi kejadian dan kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait pengeroyokan Rico di pintu S B3 Stadion GBLA Gedenage pada Rabu (26/7/2017).

"Kami sudah melaksanakan olah TKP dan mencari bukti-bukti. Ada beberapa petunjuk kami dapatkan. Setelah pemakaman ini kami akan bergerak cepat untuk bisa mengidentifikasi siapa pelaku-pelaku yang melakukan kekerasan ini," ungkap Hendro.
Hendro melihat dari kronologis kejadian, almarhum Rico menolong seseorang yang dikeroyok. Jadi niatnya sangat mulia sangat baik, menolong seseorang yang sedang dikeroyok. Namun dia (Rico) tidak menggunakan identitas bobotoh sehingga akhirnya menjadi korban pengeroyokan.

"Mohon doanya, cepat atau lambat para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum untuk diproses di Polrestabes Bandung," tandas Kapolrestabes.

Hendro mengemukakan, beberapa petunjuk dari olah TKP yang dilakukan itu yang akan dipelajari, di samping segera memerika beberapa saksi. "Ada hal-hal yang bisa kami jadikan petunjuk untuk mengungkap identitas para pelaku. Lima saksi telah kami periksa," tuturnya.
(wib)
Berita Terkait
Kronologi Penganiayaan...
Kronologi Penganiayaan dan Penusukan di Jonggol Bogor
Dipicu Perselisihan...
Dipicu Perselisihan Masa Lalu, Oknum Honorer di Bitung Tikam Kaki Temannya
Puspomad Temukan Proyektil...
Puspomad Temukan Proyektil Peluru di TKP Penusukan Serda Saputra
Polsek Panakukkang Ungkap...
Polsek Panakukkang Ungkap Alasan Pria di Makassar Tikam Adik Sepupu
Puspomad: Kasus Penusukan...
Puspomad: Kasus Penusukan Serda Saputra Masih Diselidiki, Pelaku Letda RW
Dipicu Balas Dendam,...
Dipicu Balas Dendam, Pria di Bitung Ditikam hingga Dilarikan ke RS
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
17 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
38 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
46 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
50 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved