Direncanakan Sejak 2012 hingga Kini Proyek ERP di DKI Belum Terwujud

Selasa, 25 Juli 2017 - 03:44 WIB
Direncanakan Sejak 2012...
Direncanakan Sejak 2012 hingga Kini Proyek ERP di DKI Belum Terwujud
A A A
JAKARTA - Penerapan sistem jalan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP) di Jakarta yang direncanakan sejak 2012 lalu hingga kini belum juga dapat terwujud. ERP yang dipercaya dapat membatasi kendaraan kembali dilelang ulang.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjiatmoko mengatakan, ERP sudah kembali dilelang pada 22 Juni 2017 lalu dengan Pergub yang tidak lagi mencantumkan satu teknologi. Ditargetkan pemenang lelang sudah didapatkan pada akhir tahun dan pembangunan fisik pun berjalan pada 2018 mendatang.

Dengan target tersebut, lanjut Sigit, ERP sudah bisa dirasakan pada 2019 berbarengan dengan operasional Mass Rapid Transit (MRT) dan Light Rail Transit (LRT). Termasuk rampungnya revitalisasi angkutan umum.

"ERP sudah kembali dilelang open teknologi. Efektivitas pembangunan infrastruktur dan penambahan moda transportasi harus dilengkapi dengan ERP. Jadi ERP harus tetap berjalan," ujar Sigit Widjiatmoko di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin, 24 Juli 2017 kemarin.

Sigit menjelaskan, lelang ERP open teknologi yang berjalan saat ini tidak lagi membatasi vendor yang mengikuti lelang. Sehingga, akan banyak vendor perusahaan yang akan mengikuti lelang. Namun, hal tersebut tidak menggangu batas waktu yang ditargetkan.

Sebab, lanjut Sigit, pihaknya akan lebih menitik beratkan pada kriteria output peserta lelang dalam menentukan pemenang lelang. Artinya, proses lelang pada penggunaan teknologi menggunakan ukuran Key Performance Indicators (KPI) terhadap suatu perusahaan.

Di mana kualitas perusahaan harus benar-benar mampu membangun ERP. Kemampuan keuangan perusahaan lantaran semuan investasi pembangunan ditanggun perusahaan dan evaluasi teknis serta harga melalui ujicoba selama tiga bulan.

"Lelang ERP menggunakan skema kerja sama pembelian kembali ketika sudah selesai dibangun. Nah, kalau pembangunan sudah selesai kita beli dengan pinjaman uang dari bank dan dicicil paling tiga tahun selesai. Operatornya di kita," ujarnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis ERP Dinas Perhubungan DKI Jakarta Zulkifli menambahkan, dalam pola transportasi makro, ERP merupakan variabel dari pembatasan kendaraan dan menjadi langkah terakhir setelah peningkatan transportasi massal dan jalan. Dengan dipercepatnya penerapan ERP, dia berharap menjadi triger bagi percepatan infrastruktur pendukungnya, baik itu perbaikan angkutan umum dan parkir berbayar.

Termasuk dengan sistem tilang elektronik milik kepolisian. Zulkifli menjelaskan, secara aturan ERP sudah ada di Perda No 5/2013 yang tertuang dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) 2030. Selain mengadopsi dua ruas jalan yang dilelang, dalam Perda itu juga mengatur waktu pelaksaan ERP, yakni pukul 07.00 WIB-20.00 WIB.

Sedangkan tarif yang diberlakukan bersifat dinamis. Artinya, apabila masih banyak kendaraan yang melintas di kawasan ERP, tarif ERP akan semakin mahal dan terus meningkat hingga standar kecepatan 35 kilometer per jam. Menurutnya, hal tersebut sedang diproses bersama dengan kepolisian.

Dari segi teknologi, lanjut Zulkifli, On Board Unit (OBU) yang digunakan adalah sistem one face bukan two face yang kerap digunakan dalam transaksi pintu masuk dan keluar tol. Artinya, ketika kendaraan melewati kawasan ERP 80 km/jam, secara otomatis OBU langsung terekam.
Terlebih kamera yang digunakan adalah kamera aplikasi yang mampu mengidentifikasikan plat nomor kendaraan. "Jadi bila kendaraan tidak menggunakan OBU, kamera tersebut bisa langsung mendeteksi. Kepolisian melalui tilang elektronik langsung akan menindaknya. Ini pun memaksa Dinas Pelayanan Pajak (DPP) meng-update data kendaraannya. Korlantas sudah memproses data kendaraannya," ujarnya.
(whb)
Berita Terkait
INTA Kick Off ERP Program...
INTA Kick Off ERP Program Terbaru untuk Tingkatkan Produktivitas Bisnis
Mengintip Penerapan...
Mengintip Penerapan Sistem Electronic Road Pricing (ERP) di Singapura
Dishub Tegaskan ERP...
Dishub Tegaskan ERP di 25 Ruas Jalan di Jakarta Belum Diberlakukan
7 Bidang Industri yang...
7 Bidang Industri yang Sudah saatnya Menggunakan Sistem ERP
System Ever ERP Solusi...
System Ever ERP Solusi Pelaku Industri Tetap Eksis
Politikus Partai Perindo...
Politikus Partai Perindo Nilai Kebijakan ERP Perlu Didalami
Berita Terkini
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
32 menit yang lalu
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
1 jam yang lalu
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
1 jam yang lalu
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
1 jam yang lalu
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
1 jam yang lalu
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
2 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved