BNN Lakukan Tes Urine Dadakan di Pemkot Semarang

Senin, 24 Juli 2017 - 14:21 WIB
BNN Lakukan Tes Urine...
BNN Lakukan Tes Urine Dadakan di Pemkot Semarang
A A A
SEMARANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Jateng melakukan tes urine kepada ribuan, pegawai Pemkot Semarang baik PNS mau pun non PNS. Tidak hanya pegawai Pemkot, tes urin juga dilakukan kepada pegawai DPRD Kota Semarang.

Tes Urin tersebut dilakukan, setelah apel pagi, Senin (24/7/2017). Setelah apel, satu persatu pegawai diminta untuk melakukan tes urin yang diawasi langsung petugas BNN.

Setidaknya 1600 pegawai melakukan tes urin. Karena banyaknya pegawai yang harus dites, maka tes urine dilakukan di beberapa tempat diantaranya di Balaikota, di DPRD, di Gedung Pandanaran, dan juga Gedung PIP.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan sengaja melakukan tes urine untuk mengetahui apakah ada pegawai yang menggunakan narkoba atau tidak. Selain itu juga untuk mengantisipasi adanya pegawai yang menggunakan narkoba.

"Peredaran barang Narkoba di Indonesia sudah sangat masif dan terstruktur. Bandar-bandar besar narkoba berusaha merusak generasi bangsa dengan lewat Obat-obatan terlarang itu. Oleh karena itu menjadi komitmen bersama antara Pemerintah Kota Semarang dengan BNN untuk membentengi diri dan seluruh lingkungan di tempat kerja agar dapat terhindar dari penggunaan narkoba," jelas Hendi.

Hendi mengaku, tidak ingin ada pegawainya yang menggunakan atau pun mengedarkan narkoba. Jika dari tes urin nantinya terbukti ada yang menggunakan akan langsung mendapatkan sanksi yang setimpal.

Ia menegaskan, sebagai pejabat publik sangat penting memberikan contoh kepada masyarakat untuk tidak menggunakan narkoba. "Pegawai pemerintahan harus mampu menjadi agen perubahan yakni dapat memberikan informasi setiap indikasi peredaran narkoba dilingkungannya, kepada BNN dan Kepolisian," katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Susanto menyebutkan penyelenggaraan tes urin ini merupakan wujud komitmen dari pemkot semarang sesuai intruksi presiden.

"Peredaran narkoba saat ini sudah dalam kondisi darurat, oleh karena itu Presiden menginstruksikan, seluruh komponen termasuk pemerintah daerah untuk turut memerangi peradaran narkoba," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Partai Jerman Tuntut...
Partai Jerman Tuntut Sabu Gratis untuk Pecandu
Video Mengerikan Epidemi...
Video Mengerikan Epidemi Narkoba di Philadelphia, Pecandu Teler Sesaki Pinggir Jalan
Jadi Pusat Rehabilitasi...
Jadi Pusat Rehabilitasi Narkoba, Ashefa Griya Pusaka Tangani Pemulihan Pecandu secara Menyeluruh
Gerebek Kampung Narkoba...
Gerebek Kampung Narkoba di Jermal XV, Polisi Tangkap 5 Pecandu
Dikejar Polisi, Pecandu...
Dikejar Polisi, Pecandu Narkoba Ceburkan Diri ke Rawa
Transaksi Narkoba Sangat...
Transaksi Narkoba Sangat Tinggi, Junkie di Indonesia 5 Juta Orang
Berita Terkini
Pesawat PT AMA Diduga...
Pesawat PT AMA Diduga Ditembaki hingga Dibakar KKB Baru Pimpinan M Mbalingga
1 jam yang lalu
Perkuat Pelayanan Masyarakat,...
Perkuat Pelayanan Masyarakat, Partai Perindo Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan dan LBH Gratis di Pati
2 jam yang lalu
Konser HS Hey Slank...
Konser HS Hey Slank Sambangi Bandung, Spirit Dukung Industri Kreatif
2 jam yang lalu
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
3 jam yang lalu
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
6 jam yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
8 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved