Bullying di Thamrin City Ditengarai karena Salah Paham

Selasa, 18 Juli 2017 - 17:56 WIB
Bullying di Thamrin...
Bullying di Thamrin City Ditengarai karena Salah Paham
A A A
JAKARTA - Setelah memeriksa pelaku bullying di Thamrin Citry, Tanah Abang, Jakarta Pusat, diketahui kalau penyebabnya hanya masalah sepele. Korban ditengarai mengeluarkan kata-kata tidak mengenakan sehingga sembilan rekannya melakukan aksi bullying tersebut.

‎Menurut Kanit reskrim Polsektro Tanah Abang Kompol Mustakim, kesalahpahaman menjadi pemicu perseteruan mereka. Hal tersebut disampaikan salah satu diduga pelaku berinisial F kepada korban SW saat di Sekolah Dasar Kebon Kacang 01, Jakarta Pusat, pada Selasa 11 Juli 2017.

"Awalnya itu F mengeluarkan kata-kata kepada SW, kok sombong sekarang enggak pernah main ke Boncang (Kebon Kacang). Tapi SW malah membalas berkata ingin mengajak duel F," katanya di Mapolsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (18/7/2017).

F yang mendengar hal itu mengadu kepada delapan teman-temannya. ‎Akhirnya Jumat 14 Juli 2017 sekitar pukul 13.30 WIB, F mengajak korban ke lantai 3A, Thmarin City, dimana d tempat tersebut telah menunggu delapan rekan F lainnya. Sampai akhirnya aksi bullying pun terjadi.

Sembilan anak ini dengan korban merupakan tempat bermain ‎‎yang biasa berkumpul di daerah Kebon Kacang dan Kebon Melati, Jakarta Pusat.

"Mereka ini teman sepermainan saja. Ada yang teman sekolah, teman facebook, dan juga tetangga anak Kebon melati dan Kebon kacang," ujarnya.

Namun pihaknya belum dapat memberikan kronologis kejadian tersebut lantaran hingga sampai saat ini masih dalam proses pemeriksaan.

‎Sebelumnya diberitakan Video viral bullying yang diunggah akun @Lambeturah di instagram ini memperlihatkan seorang siswi SMP yang tengah mengelilingi seorang siswi berseragam putih. Video Bulying ini mendapat 39 ribu komentar. ‎Akun@Lambeturah menulis bahwa kejadian tersebut terjadi di sekitaran Thamrin City.
(ysw)
Berita Terkait
Letusan Kasus Pelecehan...
Letusan Kasus Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan Menggemparkan
Kasus Rudapaksa Dokter...
Kasus Rudapaksa Dokter PPDS, Menkes: Pendidikan Kedokteran Perlu Dibenahi
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
KPK Sebut Pendidikan...
KPK Sebut Pendidikan di Indonesia Masih Berorientasi Uang
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
1 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
1 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
1 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
2 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved