Gubernur DIY Diminta Tak Lagi Gunakan Nama Bawono

Senin, 17 Juli 2017 - 08:59 WIB
Gubernur DIY Diminta...
Gubernur DIY Diminta Tak Lagi Gunakan Nama Bawono
A A A
YOGYAKARTA - Puluhan warga yang tergabung dalam Paguyuban Warga Jogja Istimewa (PWJI) melakukan aksi larung Bawono. Agenda yang dimulai dari Alun- Alun Selatan Yogyakarta ini dimulai dengan berdoa dan dilanjutkan dengan melarung sebuah peti dengan berbagai isi sebagai simbol hilangnya Bawono dan berganti menjadi Buwono, sesuai nama Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono, di Pantai Parangkusumo Bantul, Minggu (16/7/2017).

Ketua PWJI Sri Yadi menjelaskan, agenda larung ini merupakan dukungan warga Yogyakarta untuk penetapan kembali Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X sebagai gubernur untuk kedua kalinya. Warga tetap tidak menginginkan Raja Keraton Yogyakarta menggunakan nama Hamengku Bawono.

"Makanya kita melarung kuluk raja dan juga gedebok pisang sebagai simbol jenazah, Bawono sudah tidak ada lagi," katanya.

Dia menjelaskan, selain dukungan Sultan kembali menggunakan nama Hamengku Buwono, warga juga berharap Raja Keraton Yogyakarta benar-benar menjadi pimpinan dan dicontoh masyarakat.

Sri Yadi pun mengatakan langkah dukungan kembali ke Buwono ini juga sebagai bentuk respons pernyataan Sultan seusai acara open house dalam rangka Syawalan dengan masyarakat di Bangsal Kepatihan pada Senin (3/7/2017).

Saat itu, Sultan memilih tetap memakai nama Hamengku Buwono X dan tidak menggunakan sebutan Hamengku Bawono Kasepuluh dalam pengisian jabatan gubernur dan wakil gubernur periode 2017-2022.

Jawaban tegas Sultan saat Syawalan beberapa waktu juga terus direspons masyarakat. Karena waktu itu Sultan tidak menyinggung nama sesuai sabdaraja namun menggunakan dasar UU No 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY. "Memang bunyi UUK adalah Hamengku Buwono, sesuai UUK saja," tegas Sultan kala itu.
(zik)
Berita Terkait
Soal Keistimewaan DIY,...
Soal Keistimewaan DIY, Menteri Hadi Teken MoU dengan Kesultanan Yogyakarta
Kemendagri Prioritaskan...
Kemendagri Prioritaskan Penguatan Keistimewaan DIY
Kampanye Akbar di Kulonprogo,...
Kampanye Akbar di Kulonprogo, Ganjar Pranowo Bangga Jadi Bagian Keistimewaan DIY
Detik-detik Brimob Tembak...
Detik-detik Brimob Tembak Jatuh Drone di Kawasan Masjid Keraton Yogyakarta
Keraton Yogyakarta Berduka,...
Keraton Yogyakarta Berduka, Istri GBPH Prabukusumo Tutup Usia
Kepala Staf Kepresidenan...
Kepala Staf Kepresidenan Apresiasi Penanganan COVID-19 Pemda DIY
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
1 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
3 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
3 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
3 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
5 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
6 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved