Kuasa Hukum Hermansyah Beberkan Kejanggalan Kasus Kliennya

Jum'at, 14 Juli 2017 - 03:07 WIB
Kuasa Hukum Hermansyah...
Kuasa Hukum Hermansyah Beberkan Kejanggalan Kasus Kliennya
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktifis (TPUA) Azam Khan mengatakan dirinya telah dipilih keluarga Hermansyah sebagai kuasa hukum. Meskipun belum ada keputusan resmi dari Hermansyah karena belum sembuh total.

"Secara formal saya belum menjadi penasihat hukum. Kan harus tanda tangan dari (Hermansyah), tetapi (saat ini) enggak mungkin (karena masih sakit). Tetapi saudara kandungnya (Hermansyah) semua meminta saya menjadi penasihat hukumnya atau membantu ke arah itu," ujar Azam kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/7/2017).

Ia mengatakan, sudah berulang kali mendatangi keluarga korban, yakni adik kandung dan ibunda Hermansyah, hingga akhirnya mereka meminta Azam untuk membantu menjadi kuasa hukum dari yang bersangkutan.

"Otomatis pendapat saya bisa dikategorikan (sebagai kuasa hukum) karena (keluarga korban), saya diminta jadi penasihat hukum. Kan korban bisa dengan lisan juga," ucap Azam.

Azam juga membeberkan beberapa kejanggalan dalam kasus yang menimpa ahli IT dari ITB itu. Di antaranya, posisi luka bacok hanya sebelah kiri badan Hermansyah. Ia pun menduga pelaku merupakan orang yang paham bagaimana cara melumpuhkan seseorang.

"Yang jadi pertanyaan kok sebelah kiri semua dibacoknya? Kalau saya mengindikasikan orang ini ahli karena kiri itu tempat syaraf. Jadi lukanya di kiri semua," lanjutnya.

Luka bacokan yang dialami Hermansyah terbilang cukup parah, yakni di bagian kepala, leher dan tangan. Selain itu, Azam juga mempertanyakan motif pelaku melakukan pengeroyokan kepada Hermansyah.

Dari pihak kepolisian menyebutkan, motif pengeroyokan dan penusukan Hermansyah sementara ini karena bersenggolan mobil di jalan tol sampai akhirnya terjadi perkelahian. Namun, Azam menyanggah keterangan polisi dengan membandingkan keterangan‎ istri Hermansyah, Irina, yang mengatakan bahwa tidak ada peristiwa senggolan kendaraan sebelum peristiwa pembacokan terjadi.

"Padahal istrinya bilang tak ada senggolan. Yang mana yang benar? Kalau pun motifnya faktor senggolan, masa iya pelaku langsung keroyok (dengan) banyak (orang) gitu? Lalu katanya (pelaku) mabok dan pulang dari dugem. Apa iya orang mabuk bisa masuk ke tol nyetir (mobil)? Jadi kesimpangsiuran ini tolong disimpulkan secara jelas agar tak terjadi salah sangka," tegasnya.
(kri)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
1 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
1 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
2 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
2 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
2 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Kawal...
PASTI INDONESIA Kawal Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
3 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved