Demokrat Buka Pendaftaran Cagub Jatim, Gus Ipul Belum Aman
Senin, 10 Juli 2017 - 20:13 WIB
Demokrat Buka Pendaftaran Cagub Jatim, Gus Ipul Belum Aman
A
A
A
SURABAYA - Bakal Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) belum mendapatkan restu resmi dari Partai Demokrat untuk maju dalam Pilgub Jatim 2018. Meski Gus Ipul sudah cukup lama melamar (23 Juni 2017), partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini masih membuka pendaftaran bagi calon lain.
Melihat fakta ini, Partai Demokrat seolah belum percaya diri dengan mantan Ketua Umum GP Ansor tersebut. Padahal, sejauh ini tingkat elektabilitas Gus Ipul cukup tinggi, melebihi sejumlah kandidat lain seperti Khofifah Indar Parawansa, Tri Rismaharini, maupun Abdullah Azwar Anas.
"Untuk Pilgub Jatim, Partai Demokat belum final. Karena itu, 12 Juli kami membuka pendaftaran dan akan berakhir hingga 31 Juli 2017 nanti. Pendaftaran ini sifatnya gratis, tanpa mahar," tegas Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim Renville Antonio kepada wartawan di Surabaya, Senin (10/7/2017).
Renville menyampaikan, pendaftaran ini bukan hanya untuk bakal calon gubernur (bacagub) saja, tetapi juga bakal calon wakil gubernur (bacawagub). Karena itu, pendaftaran dibuka seluas-luasnya.
Renville mengakui bahwa saat ini sudah ada nama Gus Ipul yang lebih dahulu mendaftar ke DPD Partai Demokrat Jatim. Namun, tahapan yang dilalui Gus Ipul belum selesai karena tahapan pemilihan memang belum dimulai. "Kami anggap Gus Ipul sudah mengambil formulir tetapi belum mengembalikannya ke DPD PD Jatim. Maka ini kami tunggu," katanya.
Salah satu Wakil Ketua Partai Demokrat Jatim Maskur menambahkan, di luar nama Gus Ipul saat ini sudah ada sejumlah tokoh yang bersiap mengambil formulir pendaftaran. Mereka di antaranya pengurus DPP PD Nurhayati Assegaf, Inspektur Provinsi Jatim Nurwiyatno, dan Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti.
"Kabarnya Bu Nurhayati mendaftar pada 12 Juli nanti. Sedangkan Pak Nurwiyatno pada 14 Juli. Kalau Pak Nyalla belum tahu. Tetapi, beberapa waktu lalu beliau sudah berkomunikasi. Kalau dilihat, tahun ini banyak yang berminat minta dukungan Partai Demokrat untuk maju pilgub," katanya.
Terkait mekanisme pemilihan, DPD Partai Demokrat Jatim akan menyerahkan kepada majelis tertinggi, yakni DPP. DPD hanya bertugas melakukan penjaringan, fit and proper test dan pengenalan calon kepada seluruh DPC PD se-Jatim.
"Nanti, setelah pendaftaran ditutup baru kemudian Ketua Partai Demokrat Jatim Soekarwo (Pakde Karwo) akan mengumpulkan semua calon untuk mengikuti semua tahapan itu. Namun, hasil finalnya tetap di majelis tertinggi partai."
Melihat fakta ini, Partai Demokrat seolah belum percaya diri dengan mantan Ketua Umum GP Ansor tersebut. Padahal, sejauh ini tingkat elektabilitas Gus Ipul cukup tinggi, melebihi sejumlah kandidat lain seperti Khofifah Indar Parawansa, Tri Rismaharini, maupun Abdullah Azwar Anas.
"Untuk Pilgub Jatim, Partai Demokat belum final. Karena itu, 12 Juli kami membuka pendaftaran dan akan berakhir hingga 31 Juli 2017 nanti. Pendaftaran ini sifatnya gratis, tanpa mahar," tegas Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim Renville Antonio kepada wartawan di Surabaya, Senin (10/7/2017).
Renville menyampaikan, pendaftaran ini bukan hanya untuk bakal calon gubernur (bacagub) saja, tetapi juga bakal calon wakil gubernur (bacawagub). Karena itu, pendaftaran dibuka seluas-luasnya.
Renville mengakui bahwa saat ini sudah ada nama Gus Ipul yang lebih dahulu mendaftar ke DPD Partai Demokrat Jatim. Namun, tahapan yang dilalui Gus Ipul belum selesai karena tahapan pemilihan memang belum dimulai. "Kami anggap Gus Ipul sudah mengambil formulir tetapi belum mengembalikannya ke DPD PD Jatim. Maka ini kami tunggu," katanya.
Salah satu Wakil Ketua Partai Demokrat Jatim Maskur menambahkan, di luar nama Gus Ipul saat ini sudah ada sejumlah tokoh yang bersiap mengambil formulir pendaftaran. Mereka di antaranya pengurus DPP PD Nurhayati Assegaf, Inspektur Provinsi Jatim Nurwiyatno, dan Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti.
"Kabarnya Bu Nurhayati mendaftar pada 12 Juli nanti. Sedangkan Pak Nurwiyatno pada 14 Juli. Kalau Pak Nyalla belum tahu. Tetapi, beberapa waktu lalu beliau sudah berkomunikasi. Kalau dilihat, tahun ini banyak yang berminat minta dukungan Partai Demokrat untuk maju pilgub," katanya.
Terkait mekanisme pemilihan, DPD Partai Demokrat Jatim akan menyerahkan kepada majelis tertinggi, yakni DPP. DPD hanya bertugas melakukan penjaringan, fit and proper test dan pengenalan calon kepada seluruh DPC PD se-Jatim.
"Nanti, setelah pendaftaran ditutup baru kemudian Ketua Partai Demokrat Jatim Soekarwo (Pakde Karwo) akan mengumpulkan semua calon untuk mengikuti semua tahapan itu. Namun, hasil finalnya tetap di majelis tertinggi partai."
(zik)