Ditegur Ugal-ugalan, Pemuda Brandalan Ini Tikam Anggota TNI hingga Tewas
Sabtu, 08 Juli 2017 - 03:16 WIB
Ditegur Ugal-ugalan, Pemuda Brandalan Ini Tikam Anggota TNI hingga Tewas
A
A
A
PEKANBARU - Anggota TNI dari Kodim 0314 Inhil, Riau, Sersan Dua (Serda) Musaini tewas ditikam seorang pemuda berandalan bernama Tamsir. Anggota TNI AD ini ditikam karena menegur korban yang ugal-ulan mengendarai sepeda motor.
Tak berapa lama, pelaku berusia 21 tahun ini pun berhasil dibekuk anggota TNI. Kini kasus tersangka ditangani di Polres Inhil. "Korban mengalami luka tusukan sebanyak tiga kali ," ucap Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, Jumat (7/7/2017).
Kapolres menjelaskan, saat itu usai salat Jumat, tersangka terlihat mondar-mandir dengan sepeda motor di Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Keteman, Inhil. Pelaku kemudian standing di depan Markas Kantor Babinsa (Badan Pembina Desa) Tangaraja.
Melihat prilaku nakal itu, Serda Musaini yang merupakan Babinsa Tangara menegurnya. Namun, saat ditegur tersangka melawan dan mengeluarkan kata-kata kurang pantas. Mendengar hal itu, korbanpun menampar tersangka. "Pelaku pun pergi meninggalkan Kantor Babinsa," jelasnya.
Namun, sekitar pukul 14.00 WIB, korban datang lagi ke Kantor Babinsa. Tanpa diduga, Tamsir langsung menyerang Serda Musaini dengan sebilah keris. Karena tidak siap dengan serangan itu, pria berusia 55 tahun ini tidak bisa menepisnya.
Korban mengalami luka tusukan keris di perut sebanyak dua kali sehingga korban tersungkur. Beruntung, saat kejadian rekan korban Kopda Candra melihat dan berhasil membekuk tersangka.
Anggota TNI ini membawa tersangka ke kantor polisi untuk mempertangungjawabkan perbuatannya. "Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun pukul 19.00 WIB Korban yang mengalami luka di bagian perut dan dada meninggal dunia,"terangnya.
Tak berapa lama, pelaku berusia 21 tahun ini pun berhasil dibekuk anggota TNI. Kini kasus tersangka ditangani di Polres Inhil. "Korban mengalami luka tusukan sebanyak tiga kali ," ucap Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, Jumat (7/7/2017).
Kapolres menjelaskan, saat itu usai salat Jumat, tersangka terlihat mondar-mandir dengan sepeda motor di Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Keteman, Inhil. Pelaku kemudian standing di depan Markas Kantor Babinsa (Badan Pembina Desa) Tangaraja.
Melihat prilaku nakal itu, Serda Musaini yang merupakan Babinsa Tangara menegurnya. Namun, saat ditegur tersangka melawan dan mengeluarkan kata-kata kurang pantas. Mendengar hal itu, korbanpun menampar tersangka. "Pelaku pun pergi meninggalkan Kantor Babinsa," jelasnya.
Namun, sekitar pukul 14.00 WIB, korban datang lagi ke Kantor Babinsa. Tanpa diduga, Tamsir langsung menyerang Serda Musaini dengan sebilah keris. Karena tidak siap dengan serangan itu, pria berusia 55 tahun ini tidak bisa menepisnya.
Korban mengalami luka tusukan keris di perut sebanyak dua kali sehingga korban tersungkur. Beruntung, saat kejadian rekan korban Kopda Candra melihat dan berhasil membekuk tersangka.
Anggota TNI ini membawa tersangka ke kantor polisi untuk mempertangungjawabkan perbuatannya. "Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun pukul 19.00 WIB Korban yang mengalami luka di bagian perut dan dada meninggal dunia,"terangnya.
(pur)